Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan, 22 tenaga medis yang gugur saat menangani pasien virus Corona (Covid-19) telah diberikan penghargaan Bintang Mahaputera oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Para tenaga medis yang telah Mereka bisa dimakamkan di Taman Pemakaman Pahlawan.
Mahfud mengungkapkan puluhan tenaga medis yang diberikan penghargaan tersebut berhak untuk dikebumikan di Taman Makam Pahlawan.
Adapun pemberian penghargaan 22 tenaga medis itu sudah diputuskan sejak Mei 2020.
"Pada waktu itu yang meninggal semuanya masih ada 22 orang, dokternya 3, perawatnya 19," kata Mahfud kepada wartawan, Kamis (13/6/2020).
Ia menuturkan, ada 40 lebih tenaga medis yang diusulkan sebelumnya.
Namun dalam daftar tersebut terdapat tenaga medis yang meninggal bukan karena dalam penanganan Covid-19.
Selain mendapatkan penghargaan, 22 tenaga medis tersebut juga memperoleh uang santunan senilai Rp 300 juta setiap orang.
Mahfud menyebut besaran uang santunan itu sama baik untuk dokter ataupun perawat.
Baca Juga: 22 Tenaga Medis Gugur akan Terima Bintang Jasa dari Jokowi Hari Ini
Menurut informasi yang diperolehnya, Kementerian Kesehatan sudah mengirim uang santunan itu dengan jumlah Rp 21 miliar.
Lebih lanjut, Mahfud juga mengungkapkan kalau ada tenaga medis tambahan yang sudah diberikan uang santunan meskipun belum diputuskan mendapatkan penghargaan.
"Ini sisanya ada 48 belum diputuskan untuk mendapat bintang tapi sudah ditransfer uang santunannya. kira-kira ada 70an lah semuanya," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Insentif Penggali Kubur Corona DKI Mandek, PDIP: Kadisnya Tak Punya Hati!
-
Daftar Nama Medis COVID-19 Dapat Bintang Tanda Kehormatan dari Jokowi
-
22 Tenaga Medis Gugur akan Terima Bintang Jasa dari Jokowi Hari Ini
-
Jangan Langsung Dibuang, Masker N95 Bekas Masih Efektif Memblokir Virus
-
Bidan di Bogor Bantu Ibu Melahirkan Langsung Terinfeksi Virus Corona
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi