Suara.com - Pria India, Abdul Mujahed, melaporkan sang istri, Sk Zoya Khan ke polisi dengan tuduhan menjual putranya.
Menyadur India Times, Kamis (13/8/2020), bayi mungil berusia dua bulan itu dijual seharga 45 ribu rupee atau sekitar Rp 8,9 juta.
Zoya dan empat terdakwa lain kini telah ditangkap polisi atas laporan yang dibuat Mujahed pada 11 Agustus lalu.
Selain Zoya, empat terdakwa itu adalah Aisyah Jabeen, Shameem Begum dan Siraj Begum, Sk Mohammed dan sang Istri, Tabassum. Dua nama terakhir bertindak sebagai mediator.
Dalam keterangan pada polisi, Sk Mohammed dan Tabassum mengaku menjadi perantara dan menjual bayi laki-laki itu ke tetangganya.
Sementara Zoya Khan, dalam pengakuannya, mengatakan terpaksa menjual sang putra lantaran kesulitan ekonomi sejak ditinggal suami.
Zoya dan Mujahed dikabarkan sempat bertengkar pada 3 Agustus. Perkara itu membuat Mujahed meninggalkan sang istri ke rumah orang tuanya.
Perlakuan Mujahed disinyalir membuat Zoya kesal. Dia sempat mengupayakan solusi terbaik kepada suami namun tak menemui titik temu.
Kondisi itu diakuinya jadi pemacu yang membuatnya berani dan tega menjual putra kesayangannya tersebut.
Baca Juga: Sampai Nafas Terakhir, Ini 'Siksaan' yang Dirasakan Otong di Markas Polisi
Saat itu, Zoya setuju menjual putranya dengan harga Rp 8,9 juta dan menyerahkannya kepada mediator pada pekan pertama Agustus 2020.
Namun, tindakannya langsung diketahui Mujahed yang memutuskan pulang ke rumah pada 8 Agustus.
Saat berada di rumah, Mujahed menanyakan kabar bayi kecil itu. Zoya tak bisa mengelak dan mengaku telah menjualnya.
Menindaklanjuti laporan yang ada, polisi kekinian telah menemukan bayi laki-laki itu di Chanchalguda. Anak kecil itu berada di rumah perempuan bernama Ayesha.
Saat ini, bayi yang tak disebutkan namanya itu telah dikembalikan kepada keluarga. Sementara, Ayesha selaku pembeli, telah ditangkap bersama terdakwa lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
-
Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Lempar Batu Tak Terbukti, Jaksa Tetap Tuntut 60 Terdakwa
-
Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi