Suara.com - Pertanyaan "bolehkah naik pesawat main HP" muncul setelah anggota DPR RI, Ahmad Mumtaz Rais dilaporkan ke polisi oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Gara-gara, putra Amien Rais ini ngeyel main handphone di dalam kabin pesawat.
Pesawat merupakan moda transportasi umum yang paling cepat mengantarkan kita menuju tujuan.
Oleh karena itu, banyak sekali peraturan dan himbauan bagi penumpang pesawat saat sebelum, saat, sesudah dalam penerbangan karena demi kenyamanan dan keamanan para penumpang.
Maskapai pesawat juga memiliki aturan lain termasuk aturan mematikan HP atau membuat HP dalam mode pesawat (airplane mode) di dalam pesawat.
Saat ini, HP telah dibekali oleh fitur mode pesawat. Mode ini diciptakan untuk digunakan saat berada di pesawat.
Dengan mengaktifkan sinyal radio, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS akan mati. Fitur ini kita dapat menggunakan hp di pesawat tanpa khawatir sinyal mengganggu navigasi pesawat.
Meski begitu, kini beberapa maskapai penerbangan telah menerapkan penggunaan WiFi yang ada di dalam pesawat. Saat telah lepas landas yang sudah diatas 35.000 kaki, para penumpang dapat menggunakan kembali hpnya. Namun harus mematikannya sebelum mendarat.
Kecelakaan pesawat karena kelalaian penumpang untuk mematikan ponsel atau mengaktifkan mode pesawat (airplane mode) bukan menjadi faktor utama akan tetapi ini merupakan hal yang sangat penting.
Berikut adalah hal-hal terjadi jika Anda tidak mengaktifkan HP dalam mode pesawat.
Baca Juga: Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK
- Menganggu sistem navigasi
Hp dapat memancarkan gelombang elektromagnetik. Pancaran gelombang tersebut akan menimbulkan bunyi yang mengganggu komunikasi pilot melalui headphones dengan ground control yang mengatur lalu lintas udara. Pilot akan mengalami gangguan untuk berkomunikasi dengan pihak pengawas lalu lintas udara.
- Take off dan Landing adalah hal yang krusial
Pelarangan menyalakan HP hanya berlaku saat take off maupun saat landing karena akan mengganggu pesawat ketika take off dan landing adalah sinyal elektromagnetik. Alangkah baiknya untuk mematikan atau menggunakan mode pesawat (airplane mode) pada hp saat sedang take off dan landing.
Penggunaan HP saat berada didalam pesawat hanya dapat dilakukan selain dalam posisi take off maupun landing. Penggunaan HP tetap harus dilakukan dengan mode pesawat (airplane mode) untuk meminimalisir terjadinya gangguan navigasi dalam pesawat.
Penumpang juga dapat memanfaatkan fasilitas WiFi yang ada dalam pesawat jika pesawat memiliki fasilitas
tersebut.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz