Suara.com - Seorang pengendara sepeda motor nomor polisi R 2073 RL luka berat dan penumpangnya meninggal dunia setelah dihajar mobil Lexus nomor polisi B 805 HIU di Jalan Palmerah, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2020), dini hari.
Pengemudi mobil bernama Christiady Hutama (28) pun merasakan bogem mentah usai diamuk massa yang marah melihat kejadian itu.
Ketika dihubungi jurnalis Suara.com, Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Lilik Sumardi mengatakan Christiady bisa diselamatkan setelah polisi datang dan menjauhkannya dari amukan warga.
Christiady kemudian dibawa ke kantor Polres Metro Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, kata Lilik, tidak ditemukan bukti obat-obatan atau alkohol saat Christiady mengemudi.
"Nggak mabuk, nggak. Saya tanya dia jawab sadar. Dia cuma mengantuk," kata dia.
Ketika kecelakaan terjadi, mobil Lexus menuju selatan sekitar jam 01.30 WIB.
Sesampainya di depan Pasar Palmerah, Lexus menabrak sepeda motor yang dikemudikan Sunanto.
"Pengemudi sepeda motor (Sunanto) mengalami luka pada bagian kepala memar, setelah kejadian korban dibawa ke RS Pelni Petamburan. Sementara pembonceng kendaraan sepeda motor bernama Rosiyah mengalami luka pada bagian kepala memar, setelah kejadian korban dibawa ke RS Pelni Petamburan kemudian meninggal dunia di RS tersebut," kata Lilik.
Mobil Lexus mengalami ringsek bagian depan serta kaca bagian samping pecah. "Kendaraan sepeda motor nomor R 2073 RL mengalami kerusakan pada bagian belakang pecah, velg ban belakang bengkok," kata Lilik.
Baca Juga: Diduga Ngantuk, Pengemudi Mobil Lexus Tabrak Pegendara Motor Hingga Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum