Suara.com - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di Uttar Pradesh dianiaya hingga meninggal dunia oleh anjing liar di distrik Pilibhit saat ia sedang berjalanan menuju peternakan ayahnya.
Menyadur Gulf News, Jumat (14/8/2020), seorang bocah bernama Aziz Raza, siswa Kelas 5, meninggal karena luka-luka akibat diserang oleh sekawan anjing liar.
Saat kejadian, ia sedang berjalan sendirian ketika ia akan hendak menemui ayahnya di peternakannya.
Penduduk desa bergegas untuk membantu bocah itu pada hari Rabu saat mendengar tangisannya ketika anjing menyerangnya tetapi dia sudah menderita banyak luka.
Azin meninggal di rumah sakit ketika menjalani perawatan luka-luka yang diderita akibat gigitan dan cabikan anjing liar tersebut.
Chandra Bhan Singh, seorang aparat Bisalpur, meminta bantuan divisi hutan dan satwa liar serta dinas peternakan untuk menjebak anjing-anjing liar asal desa Rasiakhanpur di Bisalpur tehsil.
Ahid Khan, ayah dari bocah tersebut mengatakan anjing liar ini telah menyerang lebih dari dua lusin penduduk desa dalam tiga bulan terakhir.
"Beberapa penduduk desa membuang tulang setelah makan daging yang menarik anjing-anjing ini. Kecenderungan mereka memakan daging mungkin menjadi faktor di balik perilaku abnormal mereka menyerang anak-anak di desa, ujar Chandra Bhan Singh.
"Saya telah bertanya kepada petugas pengembangan blok, petugas veteriner Bisalpur dan sudah mengunjungi desa untuk meninjau situasi. Departemen peternakan dapat menangkap anjing-anjing ini dan memindahkannya ke tempat yang lebih terpencil." sambungnya.
Namun, kepala petugas veteriner, Akhilesh Kumar Garg, mengatakan bahwa tidak sembarang orang dapat menangkap kawanan anjing liar tersebut.
Baca Juga: Tragis! Ibu Jual Bayi Usia Dua Bulan karena Ditinggal Suami
"Anjing liar ini hanya dapat ditangkap oleh penangkap anjing terlatih yang tidak tersedia di departemen ini. Mereka biasanya berasal dari daerah lain, kapan pun dibutuhkan." ujar Akhilesh.
Kasus penyerangan anjing juga pernah terjadi di kawasan Taman Tanjung Minyak Perdana, Melaka, Malaysia yang menimpa pada seorang wanita.
Saking parahnya, perempuan tersebut dilarikan ke rumah sakit karena mendapatkan luka robek di bagian tangan dan kakinya.
Rekaman CCTV pejalan kaki diserang anjing itu diunggah oleh akun Instagram @smart.gram. Dalam video itu terlihat si pejalan kaki perempuan sedang asyik berjalan kaki, lalu tiba-tiba muncul seekor anjing dari rumah yang tak ditutup pagarnya.
Anjing tersebut langsung menyerangnya dan menggigitnya secara membabi buta. Si pejalan kaki berusaha sekuat tenaga melarikan diri, namun anjing tersebut tetap menggigitnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang