Suara.com - Baim sang mucikari mengaku kasus prostitusi online yang menjeratnya kini berawal saat artis Vernita Syabilla meminta pekerjaan kepadanya. Baim sudah menjadi mucikari selama 5 tahun.
Dia mengaku sudah menjual jasa seks banyak model dan artis FTV, salah satunya Vernita Syabilla.
Perempuan yang ditawarkan memang bukan barang biasa.
Mulai dari model hingga artis FTV. Untuk tarifnya memang bervariasi. Sementara tarif Vernita Rp 20 juta untuk jasa esek-esek satu malam.
Terakhir, Baim jual jasa seks Vernita Syabilla seharga Rp 10 juta ke pengusaha di Bandarlampung.
Dalam pengakuannya, Vernita Syabilla yang awalnya meminta pekerjaan untuk ditawarkan jasa seksnya.
“Dia (Vernita) dipesan oleh pengusaha di sini (Lampung,Red) Rp 10 juta. Sisanya, dibayar tunai saat bertemu langsung dengan klien. Dari transaksi itu, saya dapat Rp 8 juta ditransfer dari rekening Vernita ke rekening pribadi saya,” kata Baim di hadapan penyidik.
Baim mengakui sudah lama mengenal dua mucikari Melanita dan Maila Kaisa yang menemani Vernita Syabilla saat ditangkap di hotel Novotel Bandar Lampung.
Baim memang berteman dengan Melanita dan Maila Kaisa.
Baca Juga: Bos Mucikari Ditangkap, Begini Proses Jual Beli Jasa Seks Vernita Syabilla
“Ya saya kenal dengan keduanya, dan Kaisa itu teman nongkrong lama saya,” ujarnya.
Baim ditangkap Tim Unit PPA Polresta Bandar Lampung, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).
Baim mengungkapkan, awal perkenalannya dengan artis FTV Vernita Syabilla melalui aplikasi pesan.
Perkenalan itu, karena Vernita Syabilla yang lebih dulu menghubunginya. Dalam perkenalan itu, Vernita Syabilla meminta job atau pekerjaan.
“Pertama kali yang kontak saya itu dia (Vernita,red), karena sering chatting online itu akhirnya saya kasih dia job. Saat itu saya janjikan sama Vernita ada job di Bandar Lampung,” ucapnya.
Sebelum dapat ‘job’ di Bandar Lampung, lanjut Baim, Vernita sudah pernah satu kali menerima job darinya untuk jasa esek-esek di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah