Suara.com - Warga Kelurahan Tengah, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, geger setelah sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di depan ruko elektronik, Selasa (18/8/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.
Mayat yang tergeletak di samping Masjid Babul Chair itu diketahui bernama Sukarto (61) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong.
"Kesehariannya merupakan seorang tukang sol sepatu di Kelurahan Kauman," kata Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasubbag Humas Polres Ketapang Iptu H. Mukhlis dilansir dari Suara Kalbar—jaringan Suara.com—Selasa (18/8/2020).
Ia memaparkan, sebelum meninggal, korban mengendarai sepeda. Berhenti di depan toko Bintang Elektronik.
"Pada saat berhenti dan memarkirkan sepeda tiba-tiba korban terjatuh dengan posisi terlentang masih menggunakan masker dan tutup kepala berwarna hitam serta membawa tas berwarna putih," terang Mukhlis.
Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan keluarga korban, Supanto, korban keluar rumah menggunakan sepeda dengan maksud untuk membeli alat mesin cuci.
Sepengetahuan pihak keluarga bahwa tukang sol sepatu tersebut tidak memilik riwayat penyakit.
Atas kejadian itu, keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan visum maupun autopsi.
"Selanjutnya korban akan dibawa ke rumah keluarga di Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang," pungkasnya.
Baca Juga: Mayat Misterius di Pulau Tunda, Sudah Bengkak dan Kenakan Kaos Loreng
Berita Terkait
-
LG Perkuat Edukasi Cuci Higienis, Andalkan Fitur Allergy Care hingga TurboWash 360
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Geger! Jasad Pria Membusuk Ditemukan Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor
-
Geger Penemuan Mayat Tergantung di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor, Wajah Hancur Sulit Dikenali
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri