Suara.com - Setelah Giring Ganesha menyatakan ingin maju menjadi calon presiden dari Partai Solidaritas Indonesia dan berhasil menyedot perhatian publik, sepertinya Ustaz Hilmi Firdausi pun nggak mau kalah.
Pengasuh Pondok Penghafal Al Qur'an Yatim Dhuafa Baitul Qur'an yang sering menyoroti dinamika politik itu minta masukan netizen kalau seandainya dia pun maju ke pemilu presiden 2024.
"Kalau begini gimana gaesss ??? Yang setuju silahkan like n ritwit. Kalau ga setuju... tetap doakan yang baik-baik yaa," kata Hilmi Firdausi melalui akun Twitter @Hilmi28.
Hilmi Firdausi juga mengunggah sebuah foto baliho hasil editan. Baliho di tepi jala itu berisi gambar wajahnya lengkap dengan tulisan Partai Oppa Indonesia dengan narasi UHF untuk presiden 2024. Slogan yang diangkat: jujur, setia, rajin menabung,dan tidak sombong.
Walaupun bisa jadi Hilmi Firdausi hanya bercanda dengan situasi politik di Indonesia sekarang ini, sebagian netizen menanggapinya dengan serius.
Seorang netizen berkomentar setiap warga negara berhak maju dalam kontestansi RI 1, jika dia merasa mampu dan layak serta memenuhi syarat-syaratnya. Selebihnya terserah pemilih menilai. Perihal Giring mencalonkan diri sebagai RI 1, netizen itu menyarankan untuk tidak memilih karena dia menilai kurang cakap dan tidak kompeten.
Tapi mayoritas netizen nggak mau meladeni dengan terlalu serius. Seperti dikatakan seorang netizen, kalau memang harus memilih di antara Giring, Tsamara Amany Alatas, dan Hilmi Firdausi, dia pasti akan memilih Hilmi Firdausi. "Kenapa? Cakep akhlaknya dan bonus cakep juga orangnya," kata dia.
Tetapi di antara komentar yang muncul, ada saran buat Hilmi Firdausi. Dia diharap tetap jadi pendakwah saja supaya tokoh-tokoh lain seperti Habib Rizieq Shihab, Ustaz Abdul Somad, dan Anies Baswedan bisa maju menjadi RI 1.
"Saya pasti pilih ustaz. Jujur, setia, rajin menabung, dan tidak sombong. Tapi semoga pak ustaz istiqomah jadi pendakwah, biar RI 1 untuk HRS," kata netizen.
Baca Juga: Maju Nyapres 2024, Ini Mobil Kesayangan dari Giring Nidji
"UHF tetap jadi penebar jalan kebaikan aja ustaz, biar Pak Anies aja yang jadi presiden..." netizen lain menambahkan.
Sedangkan netizen berikutnya mengatakan sudah punya pilihan RI 1 yaitu Abdul Somad. "Heuheuheu, mohon maaf Ustaz @Hilmi28, saya sudah dukung UAS untuk RI 1, tapi bolehlah kalau posisi menteri," katanya.
Tak sedikit pula netizen yang menyarankan Hilmi Firdausi untuk tidak usah ikut-ikutan arus politik.
"Gak usah ikutan gituan ah, Pak Ustadz mah tetap dakwah aja. Bareng-bareng saling mengingatkan jika ada yang salah," katanya.
Apa yang disampaikan oleh Hilmi Firdausi ditimeline Twitternya, bagi sebagian netizen, dianggap hanya sebagai joke untuk menyegarkan suasana.
Berita Terkait
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta