Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo akan bagikan Rp 5 juta untuk setiap orang jika ia terpilih menjadi presiden 2024.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook Wisnubudi Kusumo. Ia mengunggah sebuah foto Gatot Nurmantyo, kemudian menambahkan narasi.
Berikut isi narasinya:
"Dukunglah saya jadi presiden 2024, saya berjanji siap beri gaji Rp 5 juta/jiwa seluruh Indonesia."
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (27/8/2020), klaim yang menyebut Gatot Nurmantyo akan memberikan gaji Rp 5 juta per jiwa jika terpilih menjadi presiden 2024 adalah klaim yang salah.
Faktanya, Gatot Nurmantyo tidak pernah mengatakan hal tersebut.
Dari penelusuran kata kunci 'Gatot berjanji beri gaji Rp juta', tidak ada satupun pemberitaan media mainstream yang memberitakan hal itu.
Baca Juga: Ramai Deklarasi KAMI, Kendaraan Klasik Gatot Nurmantyo Bikin Penasaran
Tak hanya itu, foto yang diunggah oleh akun Facebook tersebut adalah foto hasil suntingan atau editan.
Dengan menggunakan reverse image, ditemukan foto identik pada akun Facebook Detik.com. Foto tersebut diunggah pada 22 Maret 2018 untuk program bernama Blak-blakan.
Pada foto aslinya, narasi asli yang tertulis adalah 'Saksikan Blak-blakan Gatot Nurmantyo'.
Akun Detik.com menuliskan narasi sebagai berikut, "Apa kata Gatot Nurmantyo soal pertemuannya dengan Prabowo Subianto? Saksikan blak-blakan bersama Gatot Nurmantyo live di Detik.com, sekarang! #BlakblakanGatotNurmantyo detik.id/VxpzFx."
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Gatot Nurmantyo akan berikan gaji Rp 5 juta per jiwa jika ia terpilih menjadi presiden 2024 adalah klaim yang salah.
Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT