Suara.com - Lukisan berjudul "Two Laughing Boys" karya seniman zaman keemasan Belanda, Frans Hals, yang terpajang di Museum Hofje van Aerden, hilang dicuri pada Kamis (27/8/2020).
Menyadur Al Jazeera, Jumat (28/8/2020), karya seni yang ditaksir berharga 18 juta dollar atau sekitar Rp 263 miliar itu digondol maling sebelum fajar. Pencuri membobol gedung dari belakang, kata polisi.
Ini menjadi kali ketiga lukisan yang dibuat tahun 1626 itu dicuri. Sebelumnya, karya seni yang menampilkan dua anak laki-laki tengah tertawa dengan segelas bir itu sempat hilang pada 1988 dan 2011.
Pada kasus pencurian pertama, "Two Laughing Boys" berhasil ditemukan setelah enam bulan. Sementara pada 2011 dibutuhkan waktu tiga tahun.
Hilangnya "Two Laughing Boys" menjadi kasus pencurian lukisan kedua yang dialami museum Belanda selama tutup akibat pandemi virus Corona.
Sebelumnya, lukisan karya Vincent van Gogh juga hilang dari Museum Singer Lauren usai digondol maling pada Maret lalu. Karya berjudul Spring Garden itu hingga kini belum ditemukan.
Polisi Belanda mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas petugas bergegas ke museum di kota 60 km selatan Amsterdam setelah alarm berbunyi sekitar 3:30 pagi (01:30 GMT) tetapi mereka gagal menemukan tersangka.
"Setelah pengelola museum dapat memberikan akses ke gedung, ternyata pintu belakang telah dibobol dan satu lukisan berjudul Two Laughing Boys telah dicuri," kata pernyataan polisi.
Polisi mengatakan mereka telah memulai "penyelidikan ekstensif" yang melibatkan penyelidik forensik dan ahli pencurian seni.
Baca Juga: Kelewat Ribet tapi Canggih, Orang Ini Buat Lukisan di Atas Telur Ceplok
Mereka sedang memeriksa kamera dan berbicara dengan saksi dan penduduk setempat, tambah mereka.
Frans Hals adalah pelukis kontemporer Belanda yang lahir pada awal 1580-an di Antwerp dan pindah ke kota Haarlem.
Dia mulai bekerja sebagai pemulih seni sebelum menjadi pelukis potret sesuai keinginannya sendiri.
Dia terkenal karena lukisannya The Laughing Cavalier, yang tergantung di Koleksi Wallace di London, dan The Gypsy Girl, sekarang bertempat di Louvre di Paris.
Detektif seni Belanda Arthur Brand, yang dijuluki "Indiana Jones dari dunia seni" men-tweet bahwa pencarian lukisan Two Laughing Boys sedang berlangsung.
Tag
Berita Terkait
-
Benteng Peninggalan Belanda di Lembang
-
Ada Temuan Baru Lagi di Situs Peninggalan Belanda di Kota Bekasi
-
Ingin Tenar, Pria Ini Nekat Merusak Lukisan Picasso Senilai Rp 386 Miliar
-
Lewat Kartupos Kuno, Pakar Ungkap Lokasi Van Gogh Melukis Karya Terakhir
-
Lukisan Batu Berusia 4.000 Tahun Jadi Daya Tarik Turis di Kyrgyzstan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan