Suara.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengundurkan diri pada Jumat malam, menurut kantor berita NHK. Tersiar kabar pengunduran diri Abe gara-gara masalah kesehatan.
Menyadur The Guardian, Jumat (22/8/2020), pejabat dari Partai Liberal Demokrat (LDP) sebelumnya berusaha meredam spekulasi PM Abe mungkin tidak dapat melanjutkan masa jabatannya karena rumor seputar kondisi kesehatannya.
Wakil Abe yakni Taro Aso, diperkirakan akan mengambil alih jabatan perdana menteri. Tapi pengunduran dirinya hampir pasti akan memicu persaingan kepemimpinan di LDP.
Shinzo Abe pernah dilarikan ke rumah sakit hampir delapan jam. Dia diketahui menderita kolitis ulserativa, atau radang usus.
Abe kembali ke rumah sakit pada hari yang sama ketika dia menjadi pemimpin terlama di Jepang, memecahkan rekor selama beberapa hari berturut-turut di kantor yang dibuat oleh paman buyutnya, Eisaku Sato, setengah abad yang lalu.
Sekutu LDP bersikeras Shinzo Abe akan melanjutkan sampai masa jabatannya berakhir pada September 2021.
Juru bicara pemerintah, Yoshihide Suga, mengatakan dia bertemu Abe dua kali sehari. Tidak ada penampakan yang mengindikasikan kesehatannya buruk.
"Terlalu dini untuk membicarakan tentang 'pasca-Abe', karena dia masih memiliki sisa lebih dari satu tahun masa jabatannya," kata Suga minggu ini dikutip dari The Guardian.
Seorang anggota senior LDP memberi tahu Kyodo bahwa kondisi Abe tampaknya menurun tetapi dia sudah sembuh. Pejabat tersebut, yang tidak disebutkan namanya, menambahkan: "Saya tidak dapat membayangkan dia akan mundur."
Baca Juga: Terpopuler: TikTok Indomie di Arab, Rasa Snack Paling Aneh di Jepang
Akira Amari, seorang pejabat senior partai dan sekutu dekat, mengatakan Abe tampak jauh lebih sehat daripada terakhir kali dia melihatnya pada pertengahan Agustus. "Abe mungkin lelah mental", kata Amari dalam sebuah wawancara dengan Reuters.
"Suaranya lebih kuat dan warna kulitnya telah kembali" ketika dia muncul di TV pada hari Senin." tambahnya.
Media lokal mengutip sumber-sumber pemerintah yang mengatakan Abe akan berkonsultasi dengan dokter lagi pada hari Jumat sebelum ia berbicara kepada wartawan pada pukul 5 sore waktu setempat.
Dia juga diharapkan untuk mempertahankan penanganannya terhadap pandemi virus corona di tengah gelombang kedua infeksi baru di Tokyo dan pusat kota lainnya.
Shinzo Abe dilaporkan akan menguraikan langkah-langkah baru untuk memerangi pandemi, termasuk janji untuk mengamankan vaksin untuk seluruh warganya.
Ketersediaan vaksin merupakan faktor kunci yang dapat menentukan nasib Olimpiade Tokyo, yang ditunda hingga musim panas 2021 karena pandemi Covid-19.
Abe, yang akan berusia 66 tahun bulan depan, sejauh ini pelit bicara soal kunjungannya ke rumah sakit Universitas Keio. Dia cuma bilang minggu ini ingin menjaga kesehatan dan melanjutkan pekerjaannya.
Dia belum menunjukkan apakah masalah kesehatannya baru-baru ini terkait dengan kondisi ususnya, yang telah menyerangnya sejak remaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua