Suara.com - Seorang anak, sebut saja Mawar, yang kini berusia 14 tahun mengaku dicabuli ayah tirinya berinisial MU alias TA (53).
Pria paruh baya asal Kabupaten Kampar Provinsi Riau tersebut tega mencabuli anak tirinya sejak delapan tahun silam.
Terhitung sejak Mawar berusia enam tahun, TA sudah memulai perbuatan bejatnya. Saat ini, TA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dia kini mendekam di balik jeruji besi Polres Kampar setelah ditangkap pada Jumat (28/8/2020) kemarin.
Dilansir dari Riauonline.co.id-jaringan Suara.com, penangkapan tersangka MU alias TA bermula saat korban bercerita telah berulangkali dicabuli oleh MU si ayah tirinya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Reskrim AKP Fajri memerintahkan Kanit II Ipda Fitriyeni lakukan penyelidikan.
Kemudian pada Jumat (28/8/2020) siang, Unit II Sat Reskrim Polres Kampar mendapat informasi, pelaku sedang berada di sebuah lokasi.
Selanjutnya, Ipda Fitriyeni beserta anggota Unit II dengan dukungan Tim Opsnal Polres Kampar langsung menuju lokasi.
Kemudian, tim berhasil mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fajri menyampaikan, dari hasil pengecekan urine tersangka, hasilnya positif Amphetamine dan Methamphetamine.
Hal tersebut, lanjutnya, mengindikasikan jika yang bersangkutan juga pengguna narkoba.
Kini tersangka MU alias TA telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, demikian penjelasan AKP Fajri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora