Suara.com - Meningkatnya eskalasi politik yang terjadi di tengah kondisi ekonomi yang buruk di negeri ini menjadi perhatian paranormal Samijan alias Mbah Mijan.
Dengan kalimat satire, Mbah Mijan menyampaikan keheranannya dengan perpolitikan Tanah AIr.
"Anjay guys, ditengah pandemi dan jelang resesi, politik masih terus bergejolak, jin saya sampai heran," kata Mbah Mijan melalui akun Twitter @mbah_mijan.
Menurut Mbah Mijan, resesi terjadi dari faktor yang kompleks, selain pandemi, dinamika politik juga mempengaruhi.
"So, tak ada pilihan yang enak kecuali sukses bersama atau hancur bersama!" katanya.
Sebelum itu, Mbah Mijan juga membahas topik resesi dalam tweet-nya. Dia menyampaikan kalimat pertanyaan:
Mungkinkah Indonesia akan mengalami resesi pasca pandemi? Menurut Mbah Mijan bisa saja terjadi.
"Mungkin saja! Semua kemungkinan bisa tejadi, lebih baik berpikir pahit demi antisipasi dari pada berpikir manis, tapi pahit akhirnya," kata Mbah Mijan.
Soal resesi, Mbah Mijan menyatakan mendukung langkah pemerintah untuk segera melakukan antisipasi.
Baca Juga: Politik Dinasti Lebih Parah Dimana, Partai atau Pemerintahan?
Berita Terkait
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa