Suara.com - Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gelora mengutarakan pendapatnya yang menyatakan bahwa suatu bangsa termasuk di dalamnya anggota DPR mestinya tidak melupakan sejarah.
Pernyataan tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Rabu (3/9/2020).
Dalam cuitan tersebut, Fahri Hamzah menuturkan bahwa kongres atau parlemen pada dasarnya merupakan sebuah lembaga yang bekerja dengan pikiran.
"Di negara demokrasi, kongres atau parlemen adalah lembaga yang bekerja dengan pikiran, sebagai 'brain of the nation'," tutur Fahri Hamzah sebagaimana dikutip oleh Suara.com.
Selanjutnya Fahri Hamzah menambahkan, sehubungan dengan hal tersebut, maka umumnya terdapat museum dan perpustakaan di sekitar kompleks parlemen.
"Maka biasanya kompleks parlemen dikelilingi oleh museum dan perpustakaan sebagai memory of the nation," sambungnya.
Terakhir, Fahri Hamzah menyatakan bahwa seluruh masyarakat berikut para anggota DPR mestinya selalu ingat dengan rekam sejarah bangsa.
"Suatu bangsa tidak boleh lupa sejarah apalagi anggota DPR," pungkas Fahri Hamzah.
Hingga tulisan ini dibuat, cuitan Fahri Hamzah tersebut telah diretweets lebih dari 30 kali dan disukai oleh lebih dari 190 pengguna Twitter.
Baca Juga: Fahri Hamzah Kritik Koordinasi Data Pemerintahan Jokowi Buruk
Cuitan Fahri Hamzah ini ditanggapi sejumlah warganet yang ikut menyuarakan komentarnya tentang DPR RI.
"DPR seharusnya menjadi tempat berkeluh kesah rakyat selamanya karena DPR ibu bagi anak-anaknya rakyat. Simbol gedung DPR dan Monas bagaikan Lingga dan Yoni," ungkap pemilik akun @HappySuh******
Sejumlah warganet di kolom balasan cuitan tersebut juga mengomentari soal keberadaan museum di tengah lingkungan parlemen.
"Virtual museum. Online library ini project yang jauh lebih murah daripada memindahkan museum dan perpustakaan secara fisik ke sekitar komplek DPR," tutur akun @a_doni95
"Kalau ibukota negara pindah, makin jauh dengan museum. Paling dekat mungkin hanya 1, Museum Tenggarong," timpal @agus_sihite.
Tidak hanya itu, warganet yang turut berkomentar juga tampak bertanya dan menduga cuitan Fahri Hamzah tersebut ditunjukkan untuk siapa.
"Siapa nih yang ditembak? Puan? Kok gak jelas banget sudah jadi raja eufemisme ya Bro," timpal seorang warganet.
"Nyindir mbak Puan ya?" balas warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?