Suara.com - Gugs Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan tiga kasus positif Virus Corona di wilayah tersebut pada Senin (7/9/2020).
Mereka adalah Plt Direktur RSUD Pasaman Barat YU (62), ZU (44), yang juga sopirnya dan seorang warga lainnya. Data tersebut diumumkan berdasarkan hasil dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Kota Padang.
"Ada tiga orang pada Senin ini dinyatakan warga di Pasaman Barat terkonfirmasi positif Corona berdasarkan hasil sampel swab yang kita terima," kata Jubir Satgas COVID-19 Pasaman Barat, dr Gina Alecia pada Senin malam saat dihubungi Klikpositif.com-jaringan Suara.com.
Meski begitu, pihaknya belum mengetahui keberadaan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat dan sopirnya ZU (44). Sedangkan, pasien SW (56) warga Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo telah melakukan isolasi.
"Kita tidak mengetahui keberadaan dari Plt Direktur RSUD dan supirnya ini. Namun kabar yang kita dapat mereka telah melakukan isolasi mandiri, tetapi tidak tau dimana," katanya.
Sementara pasien SW (56) warga Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Pasaman Barat sebelum diambil tindakan isolasi lebih lanjut.
"Jika tidak memungkinkan kondisi pasien ini diisolasi di Balai Diklat Talu Kecamatan Talamau, pasien ini terpaksa di isolasi di RSUD Pasaman Barat ," terang dr Gina.
Selain itu dr Gina menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti, bagaimana Plt Direktur RSUD Pasaman Barat itu bisa terpapar virus tersebut.
"Ada dua dugaan kita, pertama bisa saja terpapar dari pasien yang sedang isolasi RSUD Pasaman Barat . Kedua, informasinya beliau ini baru melakukan perjalanan dari luar provinsi," ulasnya.
Baca Juga: Tambah Satu, Calon Kepala Daerah Positif Covid-19 di Jatim Jadi Dua
Dengan bertambahnya tiga orang pasien terpapar virus corona, maka total pasien positif corona hingga Senin (7/9/2020) di Pasaman Barat ada sebanyak 22 orang. Sedangkan dua orang dinyatakan sembuh.
"Hari ini dua orang pasien dinyatakan sembuh yakni Am (23) dan pelajar pesantren di Kota Padang GAF (13). Sehingga saat ini tersisa 22 orang yang masih dinyatakan positif corona," jelasnya.
Kemudian ia mengatakan dari tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2020 terdapat 1.014 sampel tes swab dari Pasaman Barat yang telah dikirim ke Unand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian