Suara.com - Kisah perundungan berakhir dengan pembunuhan terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (8/9/2020).
Akibat kerap dibully, seorang sekuriti Perumahan Green Mutiara di Rimbo Data, Kecamatan Lubuk Kilangan menghabisi nyawa dua orang sekaligus di pintu masuk perumahan tersebut.
Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edryan Wiguna mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Pelaku diketahui berinisial A alias F yang merupakan warga Jalan Binuang Nomor 5, RT 001, RW 002, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Pihaknya mendapat informasi ada dua orang warga yang tergeletak didepan gerbang perumahan Green Mutiara.
"Kemudian anggota kami bergerak dan didapati bahwasanya dua orang tersebut adalah korban penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka inisial A," katanya di Mapolsek Lubuk Kilangan seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Selasa (8/9/2020).
Edryan menjelaskan, motif sekuriti pembunuhan yang dilakukan sekuriti perumahan tersebut karena diduga sakit hati kerap diejek korban.
"Diduga karena korban sering mengejek dan mengajak pelaku untuk cek-cok. Pelaku dan korban hanya teman biasa tapi ada kemungkinan ada unsur sakit hati karena ditegur agar tidak berenang di dalam perumahan tersebut," katanya.
Dia mengemukakan, kedua korban merupakan warga sekitar perumahan tersebut.
Baca Juga: Kesal Diubun-ubun, Satpam Perumahan The Green Mutiara Bunuh Tante-Keponakan
"Alat yang digunakan untuk menghabisi korban pisau. Korban sendiri berinisial AJ (35) dan A (44), korban AJ merupakan keponakan oleh korban A," ujarnya.
Usai menghabisi nyawa dua korbannya, pelaku kabur ke Bukittinggi. Namun, petugas berusaha meyakinkan keluarga pelaku.
Pun tiba-tiba pelaku menghubungi salah seorang keluarganya dengan menyatakan akan menyerahkan diri.
"Saat itu pelaku sedang berada di Bukittinggi, pelaku meminta kepada keluarga untuk menjemputnya di Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman," ujarnya.
Pelaku yang turun dari angkutan umum, langsung masuk ke mobil keluarga untuk selanjutnya di bawa ke Polsek Lubuk Kilangan.
Saat ini pelaku ditahan di Polsek Lubuk Kilangan untuk penyidikan lebih lanjut sesuai dengan laporan polisi nomor: LP/126/B/IX/2020/Sektor Luki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India