Suara.com - Fraksi partai Nasdem DPRD Jakarta meminta agar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperketat. Pasalnya, belakangan ini angka harian penularan Covid-19 mencapai ribuan orang.
Wakil Ketua fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengatakan peningkatan angka penularan harian ini terjadi karena pelonggaran PSBB. Masyarakat bisa kembali beraktifitas meski ada beberapa batasan dan membuat virus corona merebak.
"Saya lihat masih ada kelonggaran, makanya meningkat. Nah, pembatasan bergeraknya warga harus dibatasi," ujar Nova saat dihubungi, Selasa (8/9/2020).
Menurutnya cara Pemprov seperti menerapkan ganjil-genap belum menjadi solusi menekan penularan. Pengawasan terhadap protokol kesehatan di berbagai sektor di perkantoran dan toko juga belum dilakukan secara ketat.
"Pembatasannya ada enggak? Paling penting lagi sanksi penggunaan masker, benar gak warga ke luar rumah pakai masker semua? Saya lihat masih banyak nih yang gak pakai," tuturnya.
Karena itu, ia menilai dengan kondisi sekarang maka PSBB harus diperketat lagi. Kendati demikian, ia tak memungkiri dampak ekonomi yang besar jika ibu kota dikembalikan ke PSBB awal harus dipikirkan.
"Kalau misalnya kita lihat (penambahan kasus harian) sampai seribu-seribu boleh juga dijalankan PSBB awal lagi, kenapa enggak? tetapi masalah ekonominya juga harus seimbang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
12 Pegawai Gajah Tunggal Positif Corona, Sekda: Waduh, Belum Dapat Laporan
-
Ilmuwan Ciptakan Alat Tes Covid-19 Portabel, Hasilnya Bisa Muncul di Ponsel
-
Alhamdulillah! 2.306 Pasien Corona di Indonesia Hari Ini Sembuh
-
Damri Wajibkan Semua Tamu Miliki Hasil "Rapid Test", Ini Sebabnya
-
Datang dari Daerah, 1.174 Nakes Dikontrak Pemprov DKI Hadapi Corona
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!