Suara.com - Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito memaparkan perkembangan kasus pasien Covid-19 yang meninggal secara mingguan. Menurutnya angka kasus sembuh setiap pekan cendrung berubah, kadang naik dan kadang turun.
"Angka keseluruhan Provinsi penambahan kasus sembuh mingguan cenderung fluktuatif setiap minggunya," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).
Per hari ini, Selasa 8 September 2020, kasus sembuh mencapai 2.306 kasus. Adapun total kasus sembuh yaitu 142.958 kasus.
Namun secara nasional kasus sembuh mengalami penurunan cukup besar. Pada pekan lalu penambahan kasus sembuh sebanyak 16.691 dan kini turun menjadi 14.414 kasus.
"Secara nasional menambahkan kasus tersebut mengalami penurunan 13,64 persen, dibanding Minggu lalu jumlah dari 16.691 menjadi 14.414," ungkapnya.
Kemudian lima Provinsi dengan kasus kesembuhan tertinggi yakni di DKI Jakarta 33.519 kasus, Jawa Timur yakni 28.033 kasus sembuh, Jawa Tengah 10.018 kasus sembuh, Sulawesi Selatan sebanyak 9.663 kasus dan Kalimantan Selatan 6.802 kasus sembuh.
Namun secara presentase kesembuhan tertinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki presentase kesembuhan tertinggi yakni 95,6 persen, Sulawesi Selatan 88,89 persen, Kalimantan Barat 87,2 persen, Gorontalo 85, 96 persen dan Maluku Utara dengan presentase kasus kesembuhan 83,68 persen.
"Ini adalah target kesembuhan yang harusnya diikuti daerah-daerah lain di Indonesia agar secara kolektif," katanya.
Baca Juga: Angka Kematian Akibat Covid-19, Jateng Rangking Kedua Terbanyak
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat