Traffic situs belanja online cenderung stabil dan meningkat
Pandemi Covid-19 yang sudah bergulir sejak awal Maret 2020 di Indonesia juga diprediksi banyak pihak akan memicu lonjakan jumlah pengunjung situs-situs belanja online. Pasalnya, diyakini makin banyak orang yang memilih membeli berbagai keperluan dari rumah menggunakan aplikasi belanja online.
Grafik di atas menunjukan bahwa sejak Februari 2020 sampai Agustus 2020 terlihat adanya tren peningkatan. Tercatat pertumbuhan berada di angka 21.6 persen selama 7 bulan terakhir.
Lifepal menggunakan data traffic lima situs sebagai sampel yaitu Tokopedia.com, Shopee.co.id, Bukalapak.com, Lazada.co.id, dan Blibli.com.
Situs kesehatan cenderung turun di tengah pandemi
Sebagai informasi, situs-situs kesehatan yang dijadikan sampel menawarkan berbagai jasa, dari jasa konsultasi dokter via online, pemesanan obat-obatan, penebusan resep dan pengiriman obat, hingga artikel-artikel berisi informasi kesehatan dan penyakit.
Puncak kunjungan terlihat pada bulan Maret, tepat pada saat ditemukannya kasus positif Covid-19 pertama di Indonesia. Namun setelah itu, kunjungan ke situs-situs tersebut terus menurun. Hal ini menunjukkan, minat dan kebutuhan masyarakat akan layanan-layanan tersebut memang cenderung stagnan di masa pandemi.
Data menunjukkan, kunjungan ke situs-situs kesehatan hanya meningkat saat awal pandemi Covid-19, dan semakin berkurang antusiasnya. Hal ini sejalan dengan volume pencarian dengan kata kunci “corona” yang hanya memuncak di bulan Maret 2020.
Lima situs kesehatan yang diambil data trafficnya sebagai sampel adalah Alodokter.com, Doktersehat.com, Klikdokter.com, Halodoc.com, Hellosehat.com, SehatQ.com.
Baca Juga: Relawan Positif Corona, Peneliti Vaksin Covid-19 Minta Perhatikan Protokol
Kebutuhan informasi meningkat, media online malah alami penurunan traffic
Kebutuhan masyarakat akan berita tampaknya juga meningkat secara signifikan di awal masa pandemi Covid-19. Tapi berdasarkan data di atas, setelah bulan maret 2020, traffic website berita terus turun.
Tercatat dari puncak tertingginya pada Maret 2020 sampai Agustus, terlihat traffic sudah turun sampai sekitar 33.4 persen. Lifepal menggunakan data traffic dari lima website berita sebagai sampel, yakni Detik.com, Tribunnews.com, Kompas.com, Liputan6.com, dan Suara.com.
Situs lowongan kerja masih menunjukan tren menurun meski ada perbaikan traffic
Pandemi Covid-19 juga menyebabkan puluhan ribu perusahaan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja atau merumahkan karyawannya. Hingga 31 Juli 2020, menurut kementerian ketenagakerjaan, jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan mencapai lebih dari 3,5 juta orang.
Logika sederhana membawa kita pada dugaan bahwa semakin banyak orang yang membutuhkan pekerjaan, maka semakin tinggi pula minat orang untuk mencari kerja dari sumber-sumber informasi lowongan pekerjaan.
Situs-situs lowongan pekerjaan adalah sumber yang dapat memberikan informasi semacam itu. Namun data menunjukan kunjungan ke situs situs lowongan pekerjaan Indonesia justru tercatat menurun cukup dalam pada bulan April hingga Mei 2020.
Patut diduga, kondisi perekonomian yang tak menentu membuat orang ragu untuk mencari pekerjaan baru. Di sisi lain, tingginya angka pekerja yang terdampak Covid-19 tidak lantas membuat kunjungan ke situs pencarian kerja meningkat, melihat lebih besarnya jumlah karyawan yang dirumahkan ketimbang yang mengalami PHK.
Namun, pemulihan traffic terjadi mulai bulan Juni, dan terus meningkat, meskipun tipis, pada bulan Juli dan Agustus. Hal ini tentunya tak lepas dari berbagai pelonggaran PSBB yang dilakukan sejak Juni lalu.
Adapun lima situs pencari kerja yang dijadikan sampel adalah Id.Indeed.com, Jobstreet.co.id, JobsDB.com, Urbanhire.com, dan Karir.com.
Berita Terkait
-
Kemensos-BRIN Sepakat Kerja Sama Riset Sekolah Rakyat dan Program Pemberdayaan
-
Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai
-
Jangan Lama-lama Pegang Saham DCII, Ada Warning
-
Kemenkeu Ungkap Pemerintah Alokasikan Rp 12 Triliun dari APBN 2026 untuk Riset
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold
-
Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo
-
Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
-
4 Tone Up Cream dengan Finish Glowing Natural Sesuai Klaim dan Harga
-
Praktis Banget! 5 Serum Pad yang Bikin Kulit Makin Glowing
-
Teka-Teki Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah
-
Aston Villa Siap Jalani Laga Perdana di Indonesia, Indonesia All Stars Bertekad Beri Perlawanan
-
DPR Ingatkan Bahaya El Nino: Waspada Heat Stroke, Dehidrasi, Hingga Gangguan Gizi