Suara.com - Seorang penyidik Satresnarkoba Polresta Barelang, Batam diperiksa terkait kematian seorang tersangka narkoba, Hendri Alfred Bakari (38) alias Otong.
Pria asal Kecamatan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau itu meninggal usai ditahan terkait kasus narkoba.
Berselang dua hari, keluarga mendapati kabar Hendri meninggal dunia saat masih dalam tahanan polisi.
Keluarga melihat jasad Hendri dengan kepala dibungkus plastik wrap membuat mereka meradang.
Desakan untuk mengusut kematian Hendri terus mengalir. Beberapa lembaga sosial dan LSM terkait HAM di Indonesia menyoroti hal ini.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt di Polresta Barelang, Senin (14/9/2020) mengatakan, proses pemeriksaan satu orang penyidik Satresnarkoba sudah selesai
“Ada satu orang anggota berinisial JR yang menjadi tersangka dalam hal ini, dan dalam waktu dekat yang bersangkutan akan disidangkan,” ujar Harry seperti dilansir Batamnews.co.id (jaringan media Suara.com).
Harry menjelaskan, oknum anggota tersebut menjadi tersangka karena terbukti melakukan tindakan yang berlebihan terhadap Hendri.
"Ada tindakan (kekerasan) yang berlebihan (dalam menyidik)," ucap Harry.
Baca Juga: Kepala Hendri Dibungkus Plastik, Epidemiolog: Rumah Sakit Harus Transparan
Jadi, sesuai komitmen Kapolda Kepri, Harry menyebutkan bahwa Kapolda tetap konsisten melakukan penegakan hukum dan disiplin yang akan segera disidangkan.
Berita Terkait
-
Positif Corona Batam Tambah 33 Orang, Total Ada 971 Pasien Hari Ini
-
Pemeliharaan Waduk dan Air Baku di Kota Batam Resmi Dikelola Swasta
-
Kasus COVID-19 di Kota Batam Diprediksi Capai 1.000 Dalam Satu Bulan
-
Wujudkan Mimpi BJ Habibie, Apartemen Keluarga Habibie Lakukan Serah Terima
-
Didi Kusmarjadi Sebut Mutasi Strain COVID-19 di Batam Serupa Dengan Wuhan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK