News / Metropolitan
Senin, 09 Februari 2026 | 11:11 WIB
Ilustrasi penganiayaan [Antaranews/Ist]
Baca 10 detik
  • Seorang pria di Cengkareng, Jakarta Barat, dianiaya tetangganya karena menegur permainan drum yang berisik hingga malam.
  • Insiden kekerasan ini terekam video yang menunjukkan korban ditendang wajahnya setelah terlibat adu mulut dengan pelaku.
  • Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat pada 7 Februari 2026 dan kini sedang ditangani Sat Reskrim.

Suara.com - Seorang pria di Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi korban penganiayaan setelah menegur tetangganya yang kerap bermain drum hingga malam hari.

Aksi kekerasan itu bahkan terekam video dan beredar luas di media sosial.

Dalam video yang salah satunya diunggah akun Instagram @angelju_, korban terlihat sudah dalam kondisi dipukuli.

Sejumlah warga sempat mencoba melerai pertikaian tersebut. Namun pelaku justru semakin brutal dengan menendang wajah korban hingga tersungkur dan kesakitan.

Peristiwa penganiayaan itu telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/359/II/2026/SPKT Polres Metro Jakarta Barat tertanggal 7 Februari 2026. Korban melaporkan dugaan penganiayaan dengan jeratan Pasal 262 KUHP.

Berdasarkan laporan polisi, insiden bermula saat korban menegur pelaku yang bermain drum sejak siang hingga malam hari karena dianggap mengganggu ketenangan warga sekitar.

Pelaku sempat berjanji akan memasang tembok peredam suara, namun kebisingan tetap terjadi.

Pada hari kejadian, adu mulut tak terhindarkan antara korban dan pelaku. Situasi kemudian memanas hingga berujung kekerasan.

Baca Juga: Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya

Korban mengaku sempat ditabrak mobil milik orang tua pelaku hingga terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku disebut mencekik atau memiting korban sebelum akhirnya menendang wajahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan memilih menempuh jalur hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut kasus ini kekinian tengah ditangani Polres Metro Jakarta Barat.

"Saat ini korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakbar dan dalam penanganan oleh Sat Reskrim Jakbar," ujar Budi kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Load More