Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bapak paruh baya tengah tidur di jalanan dengan alas seadanya kini tengah viral dan menjadi sorotan.
Pasalnya, publik mengaku ikut sedih melihat bapak ini mengemper dan tertidur di jalan raya saat malam tiba. Tidak seperti kebanyakan orang yang mungkin sudah terlelap di kamar rumahnya.
Video yang merekam nasib bapak satu ini diunggah oleh akun TikTok @my.thiyakkk pada Jumat (11/9/2020).
Menurut penuturan @my.thiyakkk, ia menjumpai bapak ini usai pulang dari tongkrongannya.
"Sumpah aku gak tega banget, aku habis pulang dari tongkrongan melihat kaket atau bapak yang sudah tua banget," ujar @my.thiyakkk.
Berdasar informasi yang dikabarkannya, lokasi kejadian berada di depan Kampus I Universitas Muhammadiyah Malang, dekat dengan Jalan Ijen.
Dalam video tersebut, terlihat seorang bapak yang diduga umurnya sudah lanjut usia. Di pinggir jalan, ia tampak seperti terlelap dalam tidurnya.
Tentu dengan peralatan tidur berupa alas seadanya, seperti karung tipis yang dibentangkan begitu saja.
Tak jauh dari tempatnya tidur, terdapat gerobak kayu yang dilengkapi dengan sejumlah bongkahan pisang yang menggantung.
Baca Juga: Viral Tendangan Maut Gagalkan Pencurian, Publik: Pasti Habis Makan Odading!
Menurut informasi dari @my.thiyakkk, bapak ini sehari-hari memang berjualan sayuran, singkong, atau pisang. Jadi pisang yang menggantung di gerobak tersebut diduga adalah barang dagangan miliknya.
Pemilik akun TikTok @my.thiyakkk pun berharap agar siapa pun yang melintar di area tersebut dan melihat bapak ini bisa melarisi dagangannya, hitung-hitung buat sekalian beramal.
Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah ditayangkan lebih dari 1,6 M kali dan disukai oleh 219.400 pengguna TikTok.
Video tersebut pun mendadak viral dan mengundang komentar dari warganet. Banyak dari mereka mengaku sedih saat tahu kondisi bapak yang disebut telah berusia lanjut ini.
"Ini dulu di depan Alfamidi Jalan Ijen dan kasihan banget sampai malam tidak pulang soalnya dagangannya masih ada," kata Hallo Indah.
"Demi apa aku nangis. Semoga kakek itu sehat selalu dan dilancarkan rezekinya," timpal Inisabrina_.
Salah seorang warganet yang berkomentar dalam unggahan tersebut menuturkan bahwa rumahnya tak jauh dari kediaman bapak tersebut.
"Kakek itu rumahnya deket rumah aku kak sumpah," ujar Auliaaa_27.
"Beliau memang tidak mau merepotkan anaknya, dia mau kerja walau sudah berumur. Sama anaknya suruh berhenti kerja tetapi beliau tidak mau," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan