Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mendesak agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Dari hasil penyelidikan baru, gedung tersebut diduga sengaja dibakar oleh oknum tertentu.
Desakan itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.
Fadli Zon meminta pihak kepolisian bekerja maksimal dalam menyelidiki kasus tersebut.
Ia meminta agar aparat berwajib dapat mengupas tuntas kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.
"Kalau benar dibakar, harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Jumat (18/9/2020).
Fadli Zon menyebut, kasus pembakaran gedung Kejagung merupakan skandal yang sangat besar.
Oleh karenanya, perlu diselidiki lebih jauh siapa saja sosok dibalik pembakaran gedung Kejagung.
"Ini jelas skandal yang amat besar," tegasnya.
Sengaja Dibakar
Baca Juga: Ada Beberapa Orang di Titik Awal Api Melalap Gedung Kejagung, Siapa Mereka?
Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut kebakaran gedung utama Kejagung memiliki unsur kesengajaan. Kebakaran tersebut direncanakan oleh pihak-pihak tertentu.
Pernyataan tersebut didasari dari hasil olah TKP yang dilakukan sebanyak enam kali oleh penyidik, Pusinafis dan Puslabfot dengan metode Scientific Crime Investigation (SCI).
Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan terhadap rekaman CCTV di TKP dan sekitar lokasi TKP.
Dari bukti yang dikumpulkan, penyidik menaikkan status pemeriksaan dari penyelidikan ke penyidikan karena ditemukan adanya unsur pidana.
Pelaku dibalik aksi pembakaran akan disangkakan dengan pasal 187 dan 188 KUHP.
Open Flame
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional