Suara.com - Tiga orang perempuan di Malaysia meninggal dunia usai tidur dalam mobil yang terparkir di pom bensin dengan mesin menyala.
Menyadur The Star, Jumat (18/9/2020), Sharifah Fariesha Syed Fathi, Ayuni Shazwanie Shabri, dan Nor Adilah Mohd Safwan, dilaporkan tewas akibat keracunan karbon monoksida.
Sementara saudara kembar dari Nor Adilah, Mor Aqilah saat ini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Tentara Lumut.
Insiden yang terjadi pada Rabu (16/9) malam ini bermula ketika rombongan berisi empat mahasiswi jurusan farmasi itu memutuskan untuk menepi ke SPBU Sama Gagah.
Pejabat kepolisian setempat, Shafee Abd Samad mengatakan para perempuan ini berencana pulang ke kediaman mereka di Kedah, setelah bertamasya di Pulau Jejarak, Penang.
Berdasarkan rekaman kamera keamanan, para mahasiswi yang berusia 21 tahun ini sempat membeli makanan di kawasan SPBU, sebelum dilaporkan tak kunjung keluar dari mobil.
"Berdasarkan rekaman CCTV, mobil datang ke pom bensin pada pukul 20.30 malam, hari Rabu," ujar Shafee.
"Beberapa dari mereka pergi membeli makanan di pom. Mereka kembali ke mobil setelah mendapatkan makanan dan tidak keluar lagi," sambungnya.
Salah satu ayah korban, imbuh Shafee, telah menerima pesan dari putrinya pada pukul 21.15 malam, yang menyebut rombongan itu tengah beristirahat di pom bensin.
Baca Juga: 27 Imigran Ilegal Diciduk Polisi Malaysia di Johor
Tapi ketika putrinya tak kunjung sampai di rumah pada pukul 23.00 malam, sang ayah langsung melakukan pencarian.
"Dia menelepon ambulans setelah melihat gadis-gadis itu tidak sadarkan diri di dalam MPV, dengan mesin masih menyala dan jendela tertutup.
Sharifah dinyatakan tewas di tempat kejadian, sementara Ayuni meninggal sesaat setelah tiba di RS Seberang Jaya. Adapun Nor Adilah mengembuskan napas terakhir setelah satu hari menjalani perawatan intensif.
Pemeriksaan oleh teknisi mengungkap adanya kebocoran di mobil yang mengakibatkan emisi mesin tertarik ke dalam kabin karena kendaraan itu tidak bergerak.
Dokter khusus penyakit dalam Rumah Sakit Sungai Petani, Azril Haris Yafee Amar menyebut tidur di dalam mobil dengan mesin menyala.
"Turunkan jendela sedikit jika anda ingin beristirahat di dalam mobil. Mungkin tidak nyaman, tapi ini aman untuk anda," kata Amar.
"Banyak yang mengatakan tidur siang satu jam tidak masalah, tetapi risikonya ada dan orang bisa mati lemas karena udara yang disirkulasikan ulang di dalam mobil," imbuhnya.
Amar juga menambahkan karbon monoksida dapat masuk ke kabin dan berpotensi menyebabkan orang yang menghirupnya pingsan hingga mengalami serangan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas