Suara.com - Jumlah kasus covid-19 di Indonesia bertambah 4.168, menjadi total 240.687 kasus, Sabtu (19/9/2020).
Sementara jumlah pasien yang sembuh dari penyakit tersebut bertambah 3.576 menjadi total 174.350 orang, menurut data terkini Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang disiarkan pada Sabtu juga menunjukkan, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 bertambah 112 menjadi total 9.448 orang.
Sementara itu, jumlah penderita Covid-19 yang masih dalam pengawasan tercatat sebanyak 240.687 orang.
Menurut data terkini Satuan Tugas, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi dengan 988 kasus baru disusul Jawa Barat (470 kasus), Jawa Timur (379 kasus), Riau (303 kasus), dan Jawa Tengah (271 kasus).
Namun DKI Jakarta juga mencatatkan penambahan jumlah pasien sembuh paling banyak (1.025 orang) diiikuti Jawa Barat (554 orang), Jawa Timur (429 orang), Jawa Tengah (403 orang), dan Kalimantan Selatan (248 orang).
Menurut data terkini Satuan Tugas, tidak ada provinsi yang tidak mengalami penambahan kasus covid-19.
Data terkini kasus covid-19 diperoleh dari hasil pemeriksaan 44.543 spesimen dari 21.554 orang di 343 laboratorium di seluruh Indonesia dari Jumat (18/9) pukul 12.00 WIB hingga Sabtu pukul 12.00 WIB.
Hingga sekarang pemeriksaan untuk mendeteksi kasus covid-19 sudah dilakukan pada total 2.885.895 spesimen dari 1.698.202 orang.
Baca Juga: Jumlah Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumut Menjadi 8.559 Orang
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Provinsi di Jawa Sumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak Minggu Ini
-
6 September: Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Jadi 1.619 Orang
-
Sabtu 5 September: Jumlah Kasus Positif Corona Hampir Tembus 200 Ribu Orang
-
Jumat 4 September, 895 Pasien Positif Covid di DKI, Total Jadi 44.604 Kasus
-
Angka Kematian Akibat Virus Corona Indonesia Masih Tinggi Sedunia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas