Suara.com - Puluhan ikan koi berbagai ukuran ditemukan mati langsung menjadi sorotan publik. Kematian ikan-ikan koi tersebut ditenggarai sang pemilik lupa menyalakan pompa air di kolam.
Penampakan ikan koi mati tersebut diunggah oleh akun Twitter @negativisme. Akun tersebut mengunggah beberapa foto penampakan ikan-ikan koi yang telah terkapar di tepi kolam.
"Lupa nyolok pompa air, katanya," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (21/9/2020).
Dalam foto tersebut, tampak puluhan ikan koi yang telah mati itu disusun dengan rapih di tepi kolam.
Ikan koi tersebut berjumlah cukup banyak, sekitar lebih dari 50 ekor ikan koi.
Adapun ukuran ikan koi yang mati juga beragam, dari mulai ikan kecil anakan koi hingga ikan koi dewasa.
Dalam foto lainnya, tampak seorang pria diduga pemilik ikan-ikan tersebut duduk lemas di dalam kolam.
Tatapannya kosong meratapi nasibnya yang harus mengalami kerugian besar akibat lupa menghidupkan pompa air.
Akibatnya, ikan-ikan koi peliharaannya tersebut mati kekurangan oksigen.
Baca Juga: Kreatif, Tukang Tambal Ban Semarang Buat Sepeda Treadmill Seharga Rp40 Juta
Padahal, ikan-ikan koi tersebut dikenal sebagai ikan yang cukup mahal. Harga seekor ikan koi bisa mencapai jutaan rupiah.
Penampakan ikan koi mati tersebut mendadak viral di media sosial. Banyak warganet ikut merasakan kesedihan si pemilik ikan koi tersebut.
Tak sedikit pula warganet yang ikut berkeluh kesah menceritakan pengalaman serupa mendapati ikan koi peliharaan mereka mati.
"Biasanya enggak sesuai jumlah koi dengan luas kolam, jadi si koi cuma mengandalkan oksigen dari pompa," kata @ahdamuha.
"Persis dua minggu lalu cuma lain kasus, ikan nila bokap mati sampai 50 an di kolam, karena gue ngeracun tikus, tikusnya kecebur ke dalam kolam," ujar @danialnf.
"Memang enggak gampang pelihara ikan, apalagi pas listrik padam," ungkap @ini_ulfarmdhni.
"Wah sama nyesek banget deh, bokap sudah pelihara lebih dari 10 tahun eh tapi yang pas itu kelupaan nyolok air, alhasil sekarang pelihara ikan lele aja dah," tutur @lejekkk
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!