Suara.com - Komisioner KPU Ilham Saputra menyampaikan perkembangan kasus positif yang menginfeksi Ketua maupun anggota penyelenggara pemilihan umum tersebut. Kekinian kata, Ilham, Komisioner Evi Novida yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sudah negatif.
Sementara, untuk Ketua KPU Arief Budiman dan komisioner Pramono Ubaid masih menjalani isolasi sebagai tahap penyembuhan dari Covid-19.
"Ketua, anggota KPU insyaallah sekarang sudah dua orang (yang masih positif). Jadi Bu Evi sudah dinyatakan negatif," kata Ilham dalam paparannya dalam rapat dengan Komisi II DPR, Senin (21/9/2020).
Sementara untuk kasus terindikasi positif di Setjen KPU tercatat ada sebanyak 32 orang pegawai. Dari jumlah tersebut, kata Ilham, sebanyak 3 orang sedang tahap penyembuhan.
"KPU provinsi 1 orang yang tercatat sampai tanggal 20 September per jam 6 sore. Kemudian KPU kabupaten/kota 8 orang," uhar Ilham.
Adapun Covid-19 juga ikut menginfeksi kepada 19 orang pegawai sekretariat atau satker di bawah dan 29 orang anggota Badan Ad Hoc.
Kendati begitu, Ilham memastikan semua yang terindikasi positif Covid-19 sampai saat ini sedang menjalani tahap penyembuhan.
"Seluruhnya insyaallah sedang dalam masa penyembuhan," kata Ilham.
Sebelumnya, sudah tiga komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test beberapa waktu lalu.
Baca Juga: KPU Darurat Covid-19, Tiga Komisioner Pusat Positif Terpapar Corona
Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting dinyatakan positif lebih dahulu pada Rabu 9 September 2020. Sepekan kemudian Ketua KPU Arief Budiman positif.
Sehari kemudian giliran komisioner lainnya, Pramono Ubaid Tanthowi. Pramono sebelumnya berkontak dengan Arief Budiman.
Dengan demikian, hingga kini ada tiga pimpinan KPU RI dinyatakan positif terpapar Corona.
"Berdasarkan (hasil) tes swab kemarin (Jumat, 18/9/2020), saya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saat ini kondisi saya baik-baik saja, saya tidak merasa ada gejala apa pun," kata Pramono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/8/2020).
Pramono mengatakan dalam sepekan terakhir dirinya berkegiatan bersama dengan Arief Budiman di Makassar pada Selasa (15/9/2020) dan di Depok, Jawa Barat pada Rabu (16/9/2020).
"Kami berdua (Pramono dan Arief) menghadiri acara MoU antara KPU dengan Universitas Hasanuddin Makassar, yang dilanjutkan dengan seminar di Kampus Unhas pada 14-15 September yang lalu," ujarnya.
Tag
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia