Suara.com - Pemerintah Nusa Tenggara Timur segera memproduksi obat herbal yang memiliki manfaat untuk menyembuhkan penyakit Hepatitis C yang banyak dialami warga daerah ini.
Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan obat herbal untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit Hepatitis C terbuat dari bahan baku yang banyak tumbuh di NTT, yakni kulit kayu Faloak.
Ia mengatakan manfaat obat ini sangat besar selain untuk menyembuhkan penyakit Hepatitis C juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi.
Ia mengatakan obat herbal untuk penyakit Hepatitis C yang belum diberikan nama itu akan segera diproduksi secara permanen sehingga masyarakat NTT yang menderita penyakit Hepatitis C segera sembuh.
"Kita segera memproduksinya guna memenuhi kebutuhan masyarakat baik di NTT maupun masyarakat yang ada di luar NTT," kata Viktor yang didampingi sejumlah peneliti ramuan obat tradisional NTT.
Menurut dia sesuai rencana produksi masal obat herbal Hepatitis C asal NTT dilakukan pada 2021, namun untuk tahap pertama mulai dilakukan pada akhir 2020 untuk memenuhi kebutuhan di NTT.
"Obat herbal ini akan diproduksi secara massal bila sudah melalui proses pemeriksaan dilakukan BPOM," tambahnya. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Merek Obat Herbal untuk Nyeri Sendi, Cocok untuk Lansia yang Alami Pengapuran
-
Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
-
Koleksi Perhiasan Tex Saverio Ini Dibuat Demi Masa Depan Anak-anak NTT
-
Gegara Rokok, Bripda TT Tega Aniaya 2 Siswa SPN Hingga Viral, Kapolda NTT Tak Tinggal Diam
-
PDIP Kupang Kokohkan Akar Budaya, Hasto Kristiyanto: Berpondasi Pemikiran Bung Karno
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen