Suara.com - Seorang anak perempuan berkebutuhan khusus berinisial A (16) diduga diculik oleh seorang pria berinisial PBA. Pelaku diduga kerap menculik anak-anak kecil berkebutuhan khusus.
Informasi penculikan tersebut viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Twitter @kevinwoozup.
"Hallo tolong bantu ya. Mungkin kalau dari kalian ada yang lihat boleh bantu kasih tahu. Jadi diculik dan diperkosa sama bapak-bapak itu. Nah bapak-bapak itu ngeshare foto-fotonya di FB," kicau @kevinwoozup seperti dikutip suara.com, Selasa (22/9/2020).
Dalam kicauannya, @kevinwoozup turut mengunggah foto terduga pelaku saat tengah bersama korban. Dalam foto tersebut terlihat pelaku tengah berbaring di atas kasus bersama korban dengan kondisi keduanya telanjang dada.
Secara terpisah, Suara.com menghubungi Ruth Kartika (50) orang tua korban. Ruth membenarkan bawah foto yang beredar di media sosial tersebut merupakan putrinya.
"Iya itu anak aku yang telanjang itu. Saya udah lapor polisi bawa saksi juga," kata Ruth.
Ruth menuturkan, putrinya itu hilang sejak 8 September 2020. Ketika itu, korban awalnya tengah memberikan makan kucing di depan rumah yang berlokasi di Jalan Kebon Kosong, Gang 10 Nomor 34, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Waktu itu dia lagi ngasih makan kucing di depan rumah, terus nggak pulang-pulang sampai sekarang," tuturnya.
Menurut Ruth, sesaat putrinya hilang dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemayoran. Beberapa hari kemudian dia mendapat kabar bahwa foto putrinya beredar di media sosial tengah bersama seorang pria berumur dengan kondisi telanjang dada.
Baca Juga: Brigadir DY Polisi Cabul Pontianak Jadi Tersangka, Setubuhi Bocah di Hotel
"Lama-lama ada info A (korban) masuk Facebook, jadi ada yang lihat. Terus ada yang bilang katanya ada anak orang juga autis pernah diculik sama orang itu. Di Facebook itu salah satunya ada foto anak aku," ungkapnya.
Ruth mengaku tidak mengenal sosok pelaku yang berfoto telanjang dada dengan putrinya. Dia hanya mengetahui sesaat kejadian itu bawah pria tersebut diduga kerap menculik anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus.
"Saya enggak kenal, saya baru tau di Facebook. Kurang ajar itu (pelaku), semua orang autis anak-anak kecil dihantam semua sama dia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Brigadir DY Polisi Cabul Pontianak Jadi Tersangka, Setubuhi Bocah di Hotel
-
Gadis 8 Tahun Digilir 4 Pelajar, Pelaku Anak SD dan Keluarga Sendiri
-
PT Pertamina Lubricants Berikan Bekal Pelatihan Compac
-
Hampir Dirudapaksa, Wanita Melawan dengan Gigit Kemaluan Pelaku
-
Janda Muda Diperkosa di Kuburan, Dikira Lelaki Itu Baik dan Tulus Menolong
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari