Suara.com - Jumlah pasien positif terjangkit covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga hari kedelapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II, Senin (21/9/2020), ada 1.310 orang lagi yang dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.
Angka pasien positif corona di ibu kota selalu berada di kisaran 800 - 1300 orang dalam beberapa waktu terakhir.
Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif covid-19 di DKI berjumlah 64.196 orang. Jumlah pasien ini tersebar pada seluruh wilayah ibu kota.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 49.630 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 421 orang sejak Minggu (20/9/2020).
Sementara pasien positif corona yang meninggal dunia bertambah 31 orang. Dengan demikian, secara akumulatif, 1.592 pasien virus corona di Jakarta meninggal dunia terhitung sejak awal pandemi.
Selain itu, 3.749 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 9.225 orang yang positif menjalani isolasi.
Dengan demikian, maka ada 12.974 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan medis.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 6.816 spesimen.
Baca Juga: PSBB Kabupaten Tangerang Kembali Diperpanjang, Begini Kata Bupati
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.451 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.012 positif dan 4.439 negatif.
"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.310 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 298 kasus dari tanggal 18 dan 19 September yang baru dilaporkan," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020).
Untuk rate test PCR total sudah sebanyak 78.231 per 1 juta penduduk. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 61.694.
Sementara untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,7 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemprov Baru Mau Ajukan Perda PSBB usai Disinggung Ketua DPRD DKI
-
Sepekan PSBB DKI Jilid II, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun 22 Persen
-
Sepekan PSBB DKI Jilid II, Kepadatan Lalin Diklaim Turun 19,28 Persen
-
Sabtu Hari Ini, Penambahan Pasien Covid-19 Jakarta di Bawah 1.000 Orang
-
19 September: Total 240.687 Warga Indonesia Positif Covid-19
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR