Suara.com - Jajaran Komisi III DPR RI melakukan inspeksi mendadak atau sidak untuk melihat gorong-gorong yang digunakan Cai Changpan atau Cai Ji Fan (53), narapidana gembong narkoba asal China yang kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada Senin (14/9/2020) lalu.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa mengatakan, napi asal China itu kabur dengan cara menggali tanah sedalam tiga meter lalu membuat lubang terowongan sepanjang 28 meter untuk keluar melalui gorong-gorong.
Bahkan beredar video rekaman CCTV napi asal China tersebut kabur dengan jalan santai.
“Itu tidak masuk akal. Jadi untuk menggali tiga meter ke bawah berapa banyak tanah, oksigen tidak ada, habis itu lurus 28 meter itu tidak ada buangan tanah,” katanya usai sidak di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (23/9/2020) seperti dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com).
Informasinya, napi itu kabur dari kamarnya dan bahkan tepat di bawah kasur napi tersebut. Meski demikian, Desmond enggan bicara hal tersebut setingan atau tidak.
“Makanya kami mengharapkan pihak yang punya kapasitas untuk melakukan penyelidikan,” katanya.
Tidak hanya itu, kaburnya gembong narkoba yang divonis hukuman mati pada 2017 lalu itu dikabarkan membawa handphone yang didapatkan dari teman satu kamarnya.
“Pokoknya kita serahkan kepada polisi untuk memperjelas ini semuanya,” katanya lagi.
Sementara itu, anggota DPR RI lainnya, Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan, setelah kasus kabur narapidana dalam Lapas Kelas 1 Tangerang ini, jangan sampai memotivasi napi lainnya untuk melakukan hal yang sama.
Baca Juga: 4 Fakta yang Ditemukan Komisi III Saat Tinjau Lokasi Kaburnya Napi WN China
Dirinya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kaburnya napi tersebut.
“Jangan sampai kasus ini memotivasi napi lain melakukan hal serupa. Karena kasus ini memerlukan pendalaman, maka kita kasih kesempatan Polri untuk lakukan pengusutan lebih lanjut,” ujarnya.
Berita Terkait
-
4 Fakta yang Ditemukan Komisi III Saat Tinjau Lokasi Kaburnya Napi WN China
-
Temukan Kejanggalan soal Kaburnya Napi Asal China, Desmond: Aneh bin Ajaib
-
Tinjau Lokasi Pelarian Napi China, Komisi III DPR RI: Coba Pikir Pake Otak!
-
Fakta Pelarian WNA China Terpidana Mati dan Dugaan Keterlibatan Oknum
-
Kabur dari Lapas, Napi WN China Diduga Gali Gorong-gorong Selama 6 Bulan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat
-
KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini