Suara.com - Seorang Warga Batu Gajah Kota Ambon berinisial YM kini terpaksa mendekam di tahanan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon.
Penahanan terhadap YM tersebut dipicu aksi bercanda yang melucuti celana dan memegang kemaluan anak laki-laki yang masih di bawah umur.
Parahnya, aksi iseng YM yang juga berbau ponografi itu dilakukan bersama dua kawannya dan kemudian direkam. Tak sampai di situ, video rekaman tersebut pun disebarluaskan di platform media sosial (medsos) Facebook.
Lantaran itu, pihak keluarga korban yang tidak terima melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Mendapat lapaoran tersebut, aparat kepolisian menangkap YM.
Kekinian, YM ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Ruang Polresta Ambon. Sementara dua rekan YM masih belum berhasil diringkus.
“Korbannya laki-laki masih dibawah umur, mereka rekam kemudian sebarin videonya. Dua rekan YM masih dilakukan pencarian,” kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang seperti dilansir Terasmaluku.com-jaringan Suara.com.
Masih kata Leo, korban awalnya dilucuti celananya, ada yang memegang korban, kemudian ada yang memegang alat kelamin korban.
“Direkam, seperti bercanda atau iseng,”tandasnya.
Namun, Leo tidak merincikan lebih detail kapan YM dan dua rekannya itu melakukan aksi tersebut.
Baca Juga: Dijerat Pasal Berlapis, Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta Menghilang
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra