Suara.com - Penerima beras bulog bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Banyuwangi mengeluhkan kualitas bahan pokok tersebut.
Lantaran beras yang disalurkan kepada penerima manfaat di Kecamatan Genteng sudah berwarna kuning dan bau apek. Bahkan, saat dimasak pun nasi yang dihasilkan mekar serta kurang nikmat.
Salah satu KPM PKH di wilayah Kecamatan Genteng berinisial D mengatakan, beras dari Bulog, sebanyak 30 kilogram yang diterimanya sudah berwana kekuningan.
Bahkan, terlihat bulir-bulir yang warnanya kuning pekat serta bau apek.
“Sudah saya masak, nasinya mekar, njebeber. Kayak saat makan soto, saat dibiarkan lama kan mbedodok, nasinya gak bisa putih,” katanya seperti dilansir Timesindonesia.co.id-jaringan Suara.com pada Jumat (25/9/2020).
Pengakuan serupa juga disampaikan warga penerima manfaat di wilayah Kecamatan Pesanggaran berinisial H.
Namun dia hanya bisa mengeluhkan beras bantuan yang diterima.
“Kita orang kecil, mau mengeluh ya ke siapa,” ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pimpinan Cabang Perum Bulog Banyuwangi Jusri menyatakan, beras yang disalurkan untuk bantuan KPM PKH memiliki kualitas medium atau masih tergolong bagus.
Baca Juga: Gegara Koordinator PKH Positif Covid-19, Bantuan di Serang Batal Disalurkan
“Beras PSO kualitas medium,” katanya kepada TIMES Indonesia.
Untuk diketahui, di Banyuwangi, KPM PKH penerima bantuan beras Bulog berjumlah 66.796 orang. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap.
Tahap pertama, untuk bulan Juli dan Agustus, disalurkan bulan September 2020, sebanyak 30 kilogram.
Sedangkan, bantuan tahap kedua atau periode bulan September, akan disalurkan pada Oktober mendatang sebanyak 15 kilogram beras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!