Suara.com - Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka resmi maju di Pilkada Solo 2020 berpasangan dengan Teguh Prakosa dan mendapat nomor urut satu.
Sebagai calon wali kota Solo, Gibran pun menjalankan kewajibannya untuk melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Harta kekayaan Gibran tercatat sebanyak Rp 21,1 miliar dan telah dilaporkannya pada tanggal 2 September 2020 kemarin.
Perincian harta Gibran ini terdiri dari harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 13,4 miliar, harta alat transportasi dan mesin senilai Rp 682 juta.
Serta harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 260 juta. Kemudian, uang kas dan setara kas Rp 2,15 miliar, harta lainnya Rp 5,55 miliar serta utang Rp 895,5 juta.
Terkait jumlah kekayaan Gibran tersebut, aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule mengendus adanya kejanggalan.
Dikutip dari hops.id -- jaringan Suara.com, Iwan merasa aneh dengan total kekayaan Gibran karena menurutnya harta Gibran lebih dari itu.
"Di tahun 2009 saja Gibran sudah buat perusahaan bersama LBP dengan penyertaan modal Rp 16,19 Miliar. Kemudian jualan es doger dapat suntikan Rp 71 miliar. Mosok sekarang hanya punya kekayaan Rp 21 M?” kata Iwan sebagaimana dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (26/09/2020).
Menurut Iwan, apa yang dilaporkan Gibran seputar hartanya dinilai mengada-ada dan seharusnya lebih dari Rp 21,1 Miliar.
Baca Juga: Anak Presiden Punya Utang? Ini Penjelasan Gibran
Iwan bahkan menyeret adik Gibran, Kaesang yang juga memiliki bisnis jualan pisang dengan nilai yang fantastis.
"Kaesang jualan pisang saja bisa punya omzet Rp 30 M per bulan. Bul***its bangat?” imbuh Iwan.
Adapun kewajiban Gibran melaporkan harta kekayaannya ini sebagai konsekuensi dari aturan tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN).
Aturan itu salah satunya tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme.
Berita Terkait
-
Anak Presiden Punya Utang? Ini Penjelasan Gibran
-
Maju Pilkada, Gibran Rakabuming Raka Punya Harta Rp21 Miliar
-
Terungkap Harga Kekayaan Gibran, Jumlahnya Bikin Terpana
-
Harta Kekayaan Bagyo Wahyono yang Mencalonkan Diri Jadi Wali Kota Solo
-
Harta Kekayaan Gibran yang Mencalonkan Diri Jadi Wali Kota Solo
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang