Suara.com - Seorang perempuan di Malaysia tak sengaja menemukan bom dari masa Perang Dunia II di teras rumahnya.
Menyadur New Strait Times, Selasa (29/9/2020), perempuan asal Permatang Berangan ini menemukan bom tua tersebut terkubur sebagian.
Ia tak pernah menyangka benda aneh yang sempat membuatnya tersandung itu adalah bahan peledak.
Penemuan ini bermula ketika perempuan itu melihat sebagian bom itu pada Senin (29/9). Penasaran, ia nekat menggali tanah untuk mencari tahu apa sebenarnya benda tersebut.
Setelah mengetahui benda hitam itu adalah bom, perempuan itu langsung menelepon putrinya yang lantas membuat laporan polisi.
Asisten Komisaris Kepolisian Seberang Prai Utara, Noorzainy Mohd Noor mengatakan penyelidikan mengungkap bom itu tak mengalami perubahan dari bentuk aslinya.
"Tim kami pergi ke lokasi dan memastikan bahwa bom tersebut sebenarnya telah terkubur di kompleks rumah selama beberapa waktu," ujar Noor.
Noor menyebut bahan peledak itu nampak seperti bom mortir. Namun, unit penjinak bom kemudian mengonfirmasi bahwa itu adalah bom peluru yang digunakan selama Perang Dunia II.
Ia juga mengatakan polisi telah memindahkan bom itu dengan prosedur keamanan, dan dibawa ke markas kotingen polisi negara bagian.
Baca Juga: Ratusan Staf AirAsia Malaysia Terancam PHK?
"Bom itu diharapkan bisa dijinakkan hari ini (Selasa, 29 September)," imbuhnya.
Sabtu (29/9) lalu, sebuah bom tua berasap ditemukan selama pengerjaan tembok laut di sepanjang Jalan Tun Syed Sheh Barakbah di Fort Cornwallis, Pulau Penang.
Penyelidikan di lokasi menenukan bom tua sepanjang 0,3 meter itu terkubur di bawah tanah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam
-
PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto
-
Skandal Sertifikat K3: KPK Endus Aliran Uang Haram ke Pejabat Kemnaker dalam Penerbitan SKP
-
Program Bang Jasri Digelar Serentak, Polisi Bersih-Bersih Masjid dan Bagikan Takjil Selama Ramadan
-
Detik-detik Pajero Hantam JakLingko Setelah Seruduk Tiga Motor di Persimpangan Cilandak
-
Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya
-
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!