Suara.com - Bayi perempuan yang baru berusia dua hari di India, ditemukan tak bernyawa di samping kuil dengan 100 luka tusuk. Ia dibunuh dengan obeng.
Menyadur Times of India, Rabu (30/9/2020), hingga kini polisi belum dapat mengidentifikasi si bayi maupun menemukan pembunuhnya.
Insiden ini menambah deretan kasus pembunuhan bayi perempuan baru lahir di ibu kota Madhya Pradesh, Ayodya Nagar.
Dalam dua pekan, pembunuhan bayi berusia perempuan dua hari itu merupakan kasus ketiga.
Pejabat polisi Ayodhya Nagar, Renu Murab mengatakan telah menerima informasi sekitar pukul 07.00 pagi pada Kamis (24/9) tentang penemuan jasad bayi di kuil.
Dibalut dengan sebuah kain, bayi itu ditinggalkan begitu saja di samping sebuah kuil di Ayodya Nagar.
Polisi disebutkan merinding ketika membuka kain yang membalut tubuh bayi, menemukan tubuhnya penuhnya dengan luka tusuk.
Awalnya, polisi mengira seseorang telah meninggalkan bayi baru lahir di dekat kuil pada malam hari dan ada hewan yang melukainya.
Namun belakangan tim medis autopsi mengungkap fakta mengerikan, dia telah ditikam dengan obeng setidaknya 100 kali.
Baca Juga: Suzuki Jimny Segera Diproduksi di India
Polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan, memindai rekaman dari kamera CCTV di daerah tersebut.
Dugaan sementara, polisi menyakini bahwa anak perempuan itu dilahirkan di sebuah rumah, sebelum dibunuh dan dibuang di samping kuil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya