Suara.com - Sesosok bayi laki-laki yang sempat diselamatkan warga di bantaran Kali Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (28/9/2020) kemarin akhirnya meninggal dunia.
"Sudah dicoba diantarkan ke sejumlah rumah sakit, tapi tidak tertolong," kata Kapolsek Jatinegara, Kompol Darmo, di Jakarta, Selasa (29/9/2020).
Darmo mengatakan awal kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, bahwa ada seorang pengendara ojek melintas di dekat lokasi kejadian.
Saat itu, kata Darmo sopir ojol itu melihat ada sesosok bayi dan diselamatkan dalam kondisi yang masih bernapas.
"Salah satu saksi berusaha untuk menolong bayi itu untuk dibawa ke Puskesmas Cipinang Besar Utara, tapi ternyata di sana sudah tutup operasionalnya," katanya.
Selain itu, warga juga membawa bayi yang masih lengkap dengan ari-arinya itu ke Rumah Sakit Pengayoman di Lapas Cipinang.
"Warga terus mencoba memberikan pertolongan, mereka muter ke Cipinang Muara dan di sana sudah tak tertolong," katanya.
Darmo mengatakan laporan kejadian itu sampai di Mapolsek Jatinegara pada Senin sore.
Polisi pun memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, namun belum ada yang memberikan keterangan kejadian.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Bayi Cantik yang Dibuang ke Tumpukan Sampah
"Kami sudah periksa saksi di sekitarnya, tapi sampai saat ini belum ada yang beri keterangan. Semoga dalam waktu dekat kita temukan pelaku penelantaran bayi tersebut," katanya.
Untuk melengkapi keterangan, polisi juga memeriksa sejumlah fasilitas CCTV di dekat lokasi kejadian.
"Sudah diperiksa, tapi belum melihat tanda-tanda pelakunya. Tapi kita sudah periksa CCTV di sekitar tempat kejadian," katanya.
Darmo menambahkan saat ini jenazah bayi berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Geger Bayi di Cipayung: Dibuang di Jurang, Ditemukan Hidup dalam Goodie Bag Saat Kerja Bakti
-
Tangisan di Teras Rumah Pecah Hening Malam di Ciruas, Bayi Perempuan Ditinggalkan Begitu Saja
-
Respons Dedi Mulyadi Dapat Laporan Bayi Meninggal di RSUD Linggajati
-
Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati Kuningan, Dedi Mulyadi Desak Bupati Ambil Tindakan Tegas
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan