Suara.com - Tim Operasional Satreskrim Polres Payakumbuh, membekuk seorang pemuda pelaku pencabulan terhadap seorang wanita penyandang disabilitas. Peristiwa pencabulan itu terjadi di dalam WC musala, di Tanjung Simantuang, Situjuah Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatra Barat.
“Benar. Pada Kamis (1/10/2020) sore, Tim Operasional Satreskrim Polres menangkap tersangka pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas. Tersangka kini sudah ditahan,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasat Reskrim AKP M Rosidi, seperti dikutip dari padangkita.com - jaringan Suara.com, Jumat (2/10/2020).
Rosidi menjelaskan, tersangka berinisial ADL alias BY (54), warga Balai Jariang, Payakumbuh Timur. Pelaku ditangkap di Simpang 3 Balai Panjang, Payakumbuh Selatan.
Pelaku diciduk sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/K/279/IX/2020/Res tanggal 14 September 2020.
Setelah dilakukan penangkapan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka oleh Penyidik Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Payakumbuh. Kepada penyidik, tersangka mengakui memang telah melakukan pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas.
Perempuan yang menjadi korban berinisial ANS (34), warga Jorong Tanjung Simantuang, Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.
Korban diduga mengalami pencabulan pada Senin, 14 September 2020 sekira pukul 11.00 WIB di WC musala kaum DT. Rajo Imbang yang berada di Tanjung Simantuang, Situjuah Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota.
“Kejadian berawal pada hari Senin tanggal 14 September sekira pukul 10.00 WIB, ketika tersangka tiba di rumah adiknya berinisial HAS yang tidak jauh dari lokasi musala. Tujuannya untuk melayat ke rumah keluarga saudaranya yang meninggal. Sekira pukul 11.00 WIB, tersangka sakit perut dan langsung menuju WC Musala DT. Rajo Imbang untuk buang air besar,” kata AKP M Rosidi.
Namun, baru tiba di dekat musala, tersangka melihat korban sedang jongkok buang air kecil di dalam WC.
Baca Juga: Modus Rapid Tes, Rentetan Adegan Cabul Eko hingga Peras Cewek di Bandara
Melihat korban, tersangka tak bisa mengontrol nafsunya. Dia menarik korban keluar WC lalu menggerayangi tubuh korban.
Berita Terkait
-
Biadab, Perempuan Disablitas Dicabuli Pria Paruh Baya di WC Musala
-
Modus Rapid Tes, Rentetan Adegan Cabul Eko hingga Peras Cewek di Bandara
-
Dalih Berhalusinasi, Ayah Pelaku Inses Ancam Cekik Anak Jika Tak Dilayani
-
Oknum Guru SD di Serang Diduga Cabuli Anak Yatim Piatu Selama 7 Tahun
-
Modus jadi Bapak Angkat, PNS di Serang Diduga Cabuli Gadis Yatim Piatu
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua