Suara.com - Para pekerja hiburan malam yang terdiri dari terapis pijat, Ladies Companion (LC) pemandu lagu karaoke, pekerja spa, dan lainnya bakal menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta.
Mereka ingin agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghapuskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Penanggung jawab aksi yang bertajuk gerakan 1001 malam itu, Lisman Hasibuan mengatakan pihaknya berencana menggeruduk kantor DPRD pukul 12.00 WIB. Ia ingin PSBB dibatalkan lewat bantuan dari Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi.
"Jadi nanti aksi di DPRD DKI. Kami meminta kepada pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta, supaya menggunakan hak angket memanggil Pak Gubernur terkait PSBB," ujar Lisman saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2020).
Rencananya, kata Lisman, aksi ini bakal diikuti 100 orang yang berkumpul di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Mereka disebutnya adalah pekerja malam yang ingin Jakarta membuka tempatnya bekerja dengan menerapkan new normal.
"Karena itu kan nggak sesuai sama hajat hidup orang banyak. Iya dihentikan (PSBB). Jadi kembali lagi ke new normal aja. kedisiplinan warga gitu aja. Dan tempat-tempat usaha dibuka kembali," jelasnya.
Untuk sekarang, ia ingin bertemu dengan Prasetio secara langsung untum menyampaikan keluhan dan permintaan pemanggilan Anies. Selama aksi juga Lisman berencana menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Tetap ikuti protokol lah, karena saya khawatir juga di lapangan takutnya blunder semua di lapangan. saya ikuti arahan saja kita pakai protokol kesehatan," pungkasnya.
Namun hingga pukul 12.00 WIB, masih belum terlihat adanya massa aksi berkumpul di depan DPRD. Sejumlah aparat keamanan terlihat sudah mulai bersiaga.
Baca Juga: Keras! Begini Reaksi Keponakan Prabowo soal Kasus Karaoke Plus-plus di BSD
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan kedua acara tersebut tengah dalam pemeriksaan oleh Divisi Propam Polda Jatim, para pelaku akan segera dihukum jika terbukti melakukan pelanggaran protokol kesehatan.
"Iya telah didalami kedua kejadian tersebut oleh Bid Propam Polda Jatim selanjutnya masih dalam periksa, dan sekaligus penerapan dua aturan baik internal terkait kedisiplinan maupun Perda yang berlaku di masing-masing daerah," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi Suara.com, Senin (5/10/2020).
Kedua postingan itu dibanjiri komentar bernada sinis dari warganet yang mengatakan polisi yang biasa menindak warga pelanggar protokol kesehatan justru melanggarnya aturan sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak