Suara.com - Setelah RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan DPR dalam sidang paripurna Senin (05/10), gelombang perlawanan pecah di berbagai daerah.
Rakyat kecil yang terdiri dari buruh, mahasiswa, petani dan elemen lainnya terpaksa harus ke jalan untuk menuntut hak-hak mereka yang direnggut.
Sebab selama ini, DPR dinilai telah abai terhadap aspirasi publik hingga UU Cipta Kerja yang merugikan rakyat disahkan begitu saja.
Seperti biasa, aparat kepolisian diterjunkan untuk menghadang massa aksi yang berdemonstrasi.
Sayangnya, anggota-anggota polisi dengan perlengkapan lengkap mulai dari rompi anti peluru, helm dan tameng justru sering memukuli demonstran.
Beberapa foto yang viral di media sosial mendadak ramai diperbincangkan karena mengungkap kelakuan anggota-anggota polisi.
Foto tersebut diviralkan oleh akun Twitter @fatyakresnawan, Rabu (07/10/2020).
"Jangan salahkan jika demo rusuh, kalo pengamanannya model beginian," kata Fatya Kresnawan menjelaskan foto-foto yang diunggahnya.
Dalam foto tangkapan layar sebuah stories Instagram itu, terlihat anggota polisi yang memamerkan diri mereka dengan kata-kata provokasi.
Baca Juga: Demo di Jalan Harmoni Dekat Istana Negara Memanas, Massa Lempar Batu
"Kutunggu rusuhmu," demikian tulisan yang menempel di salah satu foto tersebut.
"Nice fight anarko. We'll see tomorrow," bunyi keterangan di foto yang lainnya.
Walhasil, unggahan Fatya itu pun menjadi bahan perbincangan warganet yang merasa miris dengan anggota kepolisian.
"Laporin aja polisi kaya gini, bukanya kalau lagi bertugas atau pake seragam atau senjata gak boleh ya di upload-upload gitu. Dulu ada tuh yang modelan kek begini viral eh jabatanya di copot," ucap salah seorang warganet @venoaki****
"Ini ya yang suka nikung cewe pake seragam seragam gitu, halah mas seragam mu kamu dapetin dari hasil nyogok juga sama aja mas, nurut atasan aja mas nggak usah neko neko apalagi besar kepala karena bekal PANGKAT," tulis akun @nabil*** emosi.
"Udah ilang respect sama kepolisian kebanyakan udah gak murni masuknya yaa gini jadinya kalo yang tes emang bener-bener pengen jadi polisi dan murni tanpa duit, saya jamin gak akan begini jadinya polisi sekarang. Polisi banyak juga yang baik tapi yang modelan bang jago juga gak kalah banyak," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Doa Ibu Jelang Sidang Vonis Laras Faizati: Semoga Anak Saya Bebas dan Hidupnya Kembali!
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
-
Buruh Demo di Istana Tuntut Kenaikan UMP, Pramono Anung Beri Satu Pesan Penting untuk Massa Aksi
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Siapa Ojol dan Pedagang Online yang Gugat Praktik Kuota Internet Hangus ke MK?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu