Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Komite Penanganan Covid-19 dalam dua minggu ke depan untuk memprioritaskan 12 kabupaten /kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus.
12 Kabupaten/kota tersebut menyumbang 30 persen kasus aktif secara nasional.
"Dua minggu ke depan diprioritaskan untuk 12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 yang menyumbang 30 persen total kasus aktif nasional," ujar Jokowi dalam rapat terbatas secara mendengarkan laporan Komite Penanganan Covid-19 dan PEN secara virtual, Senin (12/10/2020).
12 Kabupaten /kota tersebut kata Jokowi yakni Kota Ambon, Jakarta Utara, Bogor, Kota Depok, Kab Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, Jakarta Pusat, Jakarrta Barat, Kota Pekanbaru, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Selain itu, mantan Wali Kota Solo itu meminta agar Komite Penanganan Covid-19 memaparkan roadmap pemberian vaksin.
"Minggu ini saya minta secara khusus dipaparkan sehingga jelas apa yang kita butuhkan," kata dia.
Terkait pemulihan ekonomi nasional, Kepala Negara itu mencatat bahwa sampai 7 Oktober 2020, realisasi anggaran untuk program bantuan sosial (bansos) mencapai 66 persen.
Kemudian untuk program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 76 persen dan 94 persen program subsidi energi yang sudah terealisasi .
"Untuk proses Pemulihan Ekonomi Nasional sampai 7 Oktober saya catat realisasi anggaran untuk klaster bansos mencapai 66 persen, UMKM 76 persen, klaster tambahan subdisi energi 94 persen," katanya.
Baca Juga: Mahasiswa Sebut Klarifikasi Jokowi Atas UU Cipta Kerja Sembrono
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai
-
Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi
-
Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia
-
Pengamat Ungkap "Jokowi Belum Selesai": Masih akan Pengaruhi Peta Politik Nasional
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman