Suara.com - Seorang gadis berusia 12 tahun di negara bagian Gujarat, India menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh tiga sepupu kecilnya selama lima bulan.
Menyadur Gulf News, Senin (12/10/2020) insiden mengejutkan tersebut terungkap minggu lalu setelah gadis itu dirawat di rumah sakit di distrik Navsari. Di rumah sakit tersebut juga, gadis itu terungkap bahwa dia hamil empat bulan.
Menurut laporan media lokal, beberapa bulan lalu, salah satu sepupu berkunjung ke rumah gadis tersebut, karena ia sendirian, sang sepupu melancar aksi bejadnya.
Pelaku merekam dan mengambil gambar gadis tersebut saat ia dirudapaksa yang kemudian diberikan kepada dua sepupu lainnya.
Kemudian dua sepupu lainnya mengajak bertemu sang gadis di luar desanya, ia kemudian mengancam akan menyebarkan gambar tersebut jika tidak menuruti nafsunya, menurut laporan India Express.
Ketiga pelaku mengancam gadis itu dan menyuruhnya untuk tidak mengungkapkan masalah tersebut kepada orang tuannya.
Minggu lalu, setelah gadis itu mengeluh sakit perut, ibunya membawanya ke rumah sakit terdekat. Ketika dokter memeriksanya terungkap bahwa dia hamil empat bulan.
Tim dokter kemudian memberi tahu ibunya, dan mereka memindahkan gadis itu ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut pada Rabu malam.
Pada Kamis sore, polisi mencapai rumah sakit dan meminta keterangan lebih lanjut dari gadis itu dan orang tuanya.
Baca Juga: Hadirkan Konektivitas Bluetooth, Motor Suzuki Bisa Terhubung dengan Ponsel?
Seorang pejabat polisi mengatakan bahwa semua terdakwa berusia di bawah 18 tahun. "Kami telah mendaftarkan kasus pemerkosaan terhadap tiga anak laki-laki. Mereka melarikan diri ... "katanya.
Polisi telah mendakwa para remaja di bawah Undang-Undang POCSO (Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual) India.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi