Suara.com - Donald Trump berkelakar bahwa dia akan meninggalkan negara jika dia kalah dari Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.
Menyadur USA Today, Sabtu (17/10/2020), Presiden Donald Trump pada hari Jumat menyatakan bahwa dia akan mengambil tindakan ekstrem jika kalah dari Joe Biden.
"Mencalonkan diri melawan kandidat terburuk dalam sejarah politik kepresidenan memberi tekanan pada saya," kata Trump kepada para pendukungnya saat kampanye di bandara Macon, Georgia.
"Bisakah Anda bayangkan jika kalah? Seluruh hidup saya - apa yang akan saya lakukan? Saya akan mengatakan bahwa saya kalah dari kandidat terburuk dalam sejarah politik." kelakar Trump.
Donald Trump mengatakan dia mungkin tidak merasa begitu baik setelah kalah dalam pemilu dari mantan wakil Presiden Barack Obama tersebut.
"Mungkin saya harus meninggalkan negara ini, saya tidak tahu," canda Donald Trump.
Candaan Donald Trump tersebut langsung memancing komentar dari The Lincoln Project, sebuah kelompok anti-Trump saat ini dan mantan Partai Republik yang bekerja untuk memilih Biden.
Kelompok tersebut memposting video pernyataan Trump di Twitter dan menambahkan komentar satu kata: "Janji?"
Joe Biden telah mempertahankan keunggulan yang konsisten atas Trump dalam jajak pendapat nasional dan di banyak negara bagian.
Baca Juga: Pecahkan Rekor, Perjalanan Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Hanya 3 Jam
Situs web RealClearPolitics menyatakan Partai Demokrat lebih unggul 8,9 poin persentase dalam rata-rata jajak pendapat nasional.
Pernyataan Trump pada hari Jumat bahwa dia mungkin meninggalkan negara itu bukanlah pertama kalinya dia memperingatkan tentang apa yang mungkin terjadi jika dia kalah dari Biden pada 3 November.
Trump pernah menggoda sekelompok pendukungnya di Fayetteville, North Carolina, bulan lalu bahwa mereka tidak akan pernah melihatnya lagi jika Joe Biden menang.
"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan - saya tidak akan pernah berbicara dengan Anda lagi," katanya.
Pernyataan Donald trump tersebut kemudian diposting oleh kandidat dari Partai Demokrat itu dengan menambahkan pesan: "Saya Joe Biden dan saya menyetujui pesan ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan
-
Prabowo Janji Sediakan Lapangan Kerja dan Jutaan Rumah Murah, Ini Rencana Lengkapnya!
-
Prabowo Ungkap Dana Umat Rp500 Triliun, Siap Bentuk Lembaga Pengelola Super?
-
Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO
-
Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor