Pelopor dan kritikus internet Jaron Lanier, dalam bukunya berjudul “Sepuluh Alasan untuk Menghapus Akun Media Sosial Anda Saat Ini”, memperingatkan bahwa kesuksesan di media sosial tidak serta merta sukses secara politik. Salah satu alasannya karena media sosial menciptakan ilusi: bahwa sukses di media sosial sama saja dengan sukses mengubah keseimbangan kekuasaan politik yang sebenarnya. Namun, menurut Lanier tidak demikian. Menurutnya, media sosial pada dasarnya terpolarisasi.
Mereka memperburuk konflik dan mencegah diferensiasi karena informasi sepihak dan provokatif tersebar lebih luas. Pengguna media sosial menghabiskan lebih banyak waktu berselancar di berbagai platform. Hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan yang hanya mengejar kepentingan ekonomi. Ini menjadi masalah di negara seperti Thailand, yang keadaan politiknya tidak stabil selama beberapa dekade karena perpecahan dan polarisasi berkelanjutan.
Penerapan dekrit darurat, hingga tindakan keras aparat keamanan terhadap para pemrotes pada Sabtu (17/10) membuktikan bahwa bentrokan menjadi lebih keras. "Revolusi atau perubahan sosial yang luas membutuhkan lebih banyak prasyarat sosial dan politik daripada hanya struktur media partisipatif," tulis ilmuwan komunikasi Martin Emmer dari Free University of Berlin, dalam sebuah esai tentang "Media sosial dalam komunikasi politik."
Pada saat yang sama, Emmer menunjukkan bahwa interaksi antara media sosial dan politik masih sangat baru, sehingga keputusan politik yang pasti hampir tidak mungkin terjadi. (pkp/rap)
Berita Terkait
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
10 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Anak Kecil
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis