Suara.com - Seorang buruh CV Sandang Saritex Kota Bandung bernama Aan Aminah dilaporkan ke polisi usai terlibat dalam aksi dorong-dorongan buruh dan aparat keamanan. Wanita itu dituduh menganiaya satpam yang mendorongnya hingga melukai bagian dadanya.
Aksi dorong-dorongan tersebut terjadi di depan gedung CV Sandang Sari, Kota Bandung, Jawa Barat pada 22 Juni 2020.
Imbas dari insiden tersebut, Aminah dipolisikan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya sudah dijadikan tersangka dituduh menganiaya satpam. Padahal saya hanya membela diri karena saya kesakitan saat dorong-dorongan itu," kata Aminah kepada Suara.com, Senin (19/10/2020).
Aminah mengatakan, kala itu ia bersama 9 orang rekannya yang di-PHK dari perusahaan tersebut hendak datang memenuhi janji rapat bipartit dengan perusahaan.
Namun, setibanya di depan pabrik tersebut, Aminah yang di-PHK dengan tuduhan memprovokasi buruh lainnya usai mendapatkan gaji 35 persen selama pandemi Covid-19 itu dilarang masuk ke dalam pabrik.
Saat jam keluar pergantian shift, sebanyak tiga orang satpam dan dua anggota kepolisian langsung mendorong Aminah dan rekan-rekannya yang hendak masuk ke dalam pabrik.
Aparat keamanan itu mendorong Aminah agar tak bisa masuk ke pabrik disaat buruh lainnya keluar dari pabrik.
Saat insiden dorong-dorongan tersebut, salah seorang satpam mendorong tubuh Aminah dengan keras hingga tersudut ke tembok.
Baca Juga: Kisah Satpam di Gorontalo Berhasil Sekolahkan Anaknya Hingga Raih Sarjana
Tangan satpam itu mendorong kuat ke arah dada Aminah hingga ia merasa sesak napas dan kesakitan. Berulang kali, Aminah berteriak meminta tolong agar satpam tersebut melonggarkan dorongan namun tak digubris.
"Saya punya riwayat habis operasi di bagian payudara mengeluarkan benjolan, masih ada sisa benjolan yang belum dikeluarkan. Sakitnya luar biasa saat didorong bahkan kena sikut satpam itu," ungkap Aminah.
Aminah yang kesakitan langsung refleks menggigit pergelangan tangan satpam tersebut. Ia berharap agar satpam itu berhenti mendorongnya sehingga ia bisa kembali bernapas.
Namun, aksi Aminah tersebut tetap tak dihiraukan oleh si satpam. Hingga akhirnya seluruh buruh dari dalam pabrik keluar, satpam tersebut berhenti mendorong Aminah dan pergi ke dalam pabrik.
Sementara, Aminah hanya bisa terduduk menahan rasa sakit di bagian dadanya.
Aksi dorong-dorongan tersebut terekam dalam kamera. Ia memiliki bukti bahwa ia didorong paksa oleh satpam di perusahaannya ia bekerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
-
Tak Lagi Tampilkan Tersangka, KPK Diminta Seimbangkan Transparansi dan HAM
-
Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini
-
Usai Reses, 294 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026
-
11 Jam Geledah Kantor Pajak Jakut, KPK Sita Duit Valas Terkait Suap Diskon Pajak Rp60 M
-
Daftar Lengkap 19 Kajari Baru: Jaksa Agung Geser Jaksa Eks KPK ke Blitar
-
3 Museum di Jakarta Tutup Hari Ini, Pemprov Ungkap Alasannya
-
Detik-Detik Truk Mogok Tertemper KA BasoettaManggarai di Perlintasan Rawabuaya
-
Sempat Tenggelam 1 Meter, Banjir Jakarta Selatan Akhirnya Surut Total Dini Hari
-
'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau