- Pemprov DKI menutup sementara tiga museum populer: Seni Rupa, Wayang, dan Tekstil pada Selasa, 13 Januari 2026.
- Penutupan sehari ini bertujuan pemeliharaan rutin, istirahat petugas, dan pelaksanaan fumigasi tahunan demi keamanan aset.
- Ketiga museum tersebut akan kembali beroperasi melayani publik seperti biasa pada hari Rabu sesuai konfirmasi Kepala UPT Museum.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan mengumumkan penutupan sementara tiga destinasi wisata sejarah populer di ibu kota pada hari Selasa (13/1/2026) ini.
Adapun ketiga lokasi yang terdampak adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Langkah penutupan ini diambil sebagai bagian dari prosedur pemeliharaan rutin fasilitas dan koleksi museum setelah melayani lonjakan pengunjung selama periode libur panjang akhir tahun dan cuti bersama.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati, menegaskan bahwa jeda operasional ini hanya berlangsung selama satu hari.
Para wisatawan tidak perlu khawatir karena fasilitas akan segera dibuka kembali untuk umum pada hari berikutnya.
“Hanya hari ini (Selasa), besok (Rabu) buka seperti biasa,” jelas Sri Kusumawati saat memberikan keterangan resmi di Jakarta, Selasa, seperti yang dikutip via Antara.
Menurutnya, keputusan ini sangat diperlukan mengingat para petugas garis depan (front liner) tetap bekerja penuh selama masa liburan dan tanggal merah demi melayani wisatawan yang jumlahnya jauh lebih padat dibandingkan hari-hari biasa.
Oleh karena itu, jeda satu hari ini dimanfaatkan sebagai waktu istirahat bagi personel sekaligus pembenahan internal.
Selain memberikan waktu istirahat bagi petugas, penutupan ini memiliki agenda teknis yang sangat krusial, yakni proses fumigasi.
Baca Juga: Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi gedung dan benda-benda bersejarah di dalam museum dari serangan hama, seperti rayap atau serangga perusak lainnya.
Sri menambahkan bahwa prosedur pengasapan atau fumigasi ini merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan demi menjaga kelestarian aset budaya bangsa.
“Biasanya, setelah libur panjang akhir tahun atau libur bersama, perlu satu hari off (libur) untuk perawatan koleksi dan istirahat petugas front liner,” tambah Sri.
Mengingat proses fumigasi melibatkan penggunaan zat tertentu di dalam ruangan tertutup, maka area museum harus steril dan dikosongkan sepenuhnya dari pengunjung umum demi alasan keamanan dan kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK