- Genangan air setinggi 10-15 cm di Tol Sedyatmo menyebabkan kemacetan parah pada Selasa pagi (13/1/2025).
- Polda Metro Jaya mengatur lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng dan Rawa Bokor karena dampak luapan air.
- Pengendara yang menuju Bandara Soekarno-Hatta disarankan mencari jalur alternatif dan berangkat lebih awal.
Suara.com - Rencana perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Selasa (13/1/2025) pagi ini terancam berantakan. Genangan air yang merendam sejumlah titik vital di ruas tol arah bandara menyebabkan kemacetan, memaksa pengendara untuk ekstra sabar dan waspada agar tidak terlambat mengejar jadwal penerbangan.
Berdasarkan laporan terbaru dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, genangan air setinggi mata kaki orang dewasa menjadi biang keladi utama tersendatnya arus kendaraan di salah satu akses paling krusial di Jabodetabek ini. Pihak kepolisian pun telah turun tangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di tengah kepungan air.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, mengonfirmasi bahwa genangan air menjadi pemandangan utama di sekitar Gerbang Tol Cengkareng.
“Pengaturan arus lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng lanjut ramp Rawa Bokor terjadi genangan air sekitar 10-15 cm,” kata Kasat Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie dalam keterangannya di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (13/1/2026).
Dampak dari genangan ini terasa signifikan di kedua arah. Baik kendaraan yang datang dari arah bandara menuju pusat kota Jakarta maupun sebaliknya, sama-sama harus rela merayap pelan. Perlambatan ini menciptakan antrean kendaraan yang mengular panjang.
“Situasi arus lalu lintas dari arah Soetta menuju ke Jakarta dan sebaliknya, yang dari arah Jakarta menuju ke Soetta, tersendat diakibatkan genangan air,” ujar Dhanar.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat, Kompol Dhanar merinci titik-titik genangan yang perlu diwaspadai pengendara per pukul 09.15 WIB. Terdapat dua lokasi utama yang menjadi pusat genangan di Tol Sedyatmo.
“Km 31.4A ketinggian air 10-15 cm dan Keluaran Rawa Bokor ketinggian air 10-15 cm, masih dapat dilintasi kendaraan, termasuk sedan, namun melambat,” ungkap Dhanar.
Meskipun kendaraan jenis sedan masih dilaporkan bisa melintas, genangan setinggi 15 cm tetap menjadi risiko, terutama potensi aquaplaning atau air masuk ke dalam sistem mesin. Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri dan menjaga jarak aman.
Baca Juga: Sempat Tenggelam 1 Meter, Banjir Jakarta Selatan Akhirnya Surut Total Dini Hari
Informasi ini juga diperkuat oleh pantauan langsung melalui akun media sosial resmi TMC Polda Metro Jaya. Dalam sebuah unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada pukul 10.15 WIB, akun @TMCPoldaMetro membagikan visual kondisi terkini di Off Ramp Rawa Bokor yang terendam air.
"Situasi arus lalu lintas arah Bandara Soekarno-Hatta terpantau ramai cenderung padat imbas adanya genangan, diimbau bagi para pengendara agar berhati-hati bila melintas," tulis akun tersebut.
Bagi Anda yang memiliki jadwal penerbangan hari ini atau berencana melintasi ruas Tol Sedyatmo, sangat disarankan untuk berangkat jauh lebih awal dari waktu normal.
Pertimbangkan juga untuk mencari rute alternatif jika memungkinkan dan terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi peta digital atau akun media sosial resmi pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Sempat Tenggelam 1 Meter, Banjir Jakarta Selatan Akhirnya Surut Total Dini Hari
-
Jakarta Belum Kering dari Banjir, BMKG Kembali Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
-
Banjir di Parkiran Tokyo Hub PIK 2 Cepat Surut, Aktivitas Kembali Normal
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta