Suara.com - Sebuah video TikTok kreasi @iben_ma viral di media sosial setelah disebarkan oleh akun Twitter @rakyatjelataTV, Senin (19/10/2020).
Dalam video tersebut nampak seorang pemuda tengah ngobrol dengan beberapa anak-anak di sebuah jalan di kompleks perumahan.
Pemuda itu bertanya kepada anak-anak tersebut untuk menguji seberapa jauh mereka mengenali publik figur.
"Ini siapa sih?" tanya pemuda tersebut kepada salah seorang anak dengan menyodorkan gawai berisi foto seorang influencer.
"Awkarin," jawab anak berkaca mata tersebut dengan singkat dan tepat.
"Kalau ini siapa sih?" tanya pemuda tersebut sekali lagi dengan menyodorkan foto yang berbeda.
"Duh, siapa ya?" jawab anak tersebut kebingungan melihat foto tokoh pahlawan RA. Kartini.
Pertanyaan serupa kemudian pemuda itu lemparkan ke anak-anak lainnya dengan memperlihatkan foto publik figur yang berbeda. Sejumlah publik figur kekinian seperti Atta Halilintar dan komedian Sule dikenali dengan tepat oleh anak-anak itu.
Akan tetapi, ketika pemuda tersebut menunjukkan foro Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, anak-anak tersebut sama sekali tidak tahu dan asal menjawabnya.
Baca Juga: Nasib Polisi yang Kawal Pria Mirip Richard Muljadi Joging di Bali
"Duh nggak tahu gua. Itu DPR ya?" celetuk anak-anak tersebut dengan polosnya melihat foto Gus Dur.
Hingga artikel ini diturunkan video tersebut telah dilihat nyaris 100 tayangan dan memperoleh retweet hingga 1,4 ribu kali.
Video itu pun langsung diberondong komentar-komentar dari ribuan warganet pengguna Twitter.
"Bagi gue sih gak salah sama jawaban mereka , karena mereka kenal dari apa yang mereka tonton. Berhubung era modern otomatis rata2 anak2 lebih banyak menonton daripada membaca. Salahnya cuma kurang minat untuk membaca sejarah," ungkap pemilik akun @de_z***
"Gus Dur yang mau bubarin DPR malah dikatain DPR. Yang tenang, Pak," kata warganet lainnya dengan akun @sassy***
"Wajar lah anak itu lebih kenal ama Atta dll, ya karena emang di kesehariannya banyak disorot media. Dan beberapa waktu kemaren kan ada wacana kalau pelajaran sejarah bakal diilangin, jadi ya bukan salah dari seorang anak kalau emang ke depannya gatau tokoh-tokoh penting di Indonesia," ujar akun @ruu****
Berita Terkait
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Tak Terkait Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Ustaz Solmed Tunjukkan Bukti Tak Terbantahkan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku