Suara.com - Prancis menutup sebuah masjid di Paris lantaran diduga terlibat dalam aksi teror pemenanggalan seorang guru, pekan lalu.
Presiden Macron berjanji menggiatkan dinas inteijen untuk membasmi jaringan teror di dalam negeri Pemerintah Prancis mengumumkan, bakal menutup sebuah masjid di Paris dalam operasi penggerebekan terhadap kantung kaum radikal usai teror pemenggalan pekan lalu, demikian laporan kantor berita AFP.
Masjid tersebut berada di sebuah kawasan padat penduduk di Paris.
Menjelang pembunuhan keji terhadap guru sejarah Samuel Paty, laman Facebook masjid tersebut mengunggah kecaman terhadap sang guru, lantaran menunjukkan gambar kartun Nabi Muhammad kepada muridnya.
Kementerian Dalam Negeri memastikan, masjid di Pantin yang punya hingga 1.500 orang jemaah itu akan ditutup selama enam bulan sejak Rabu (21/10) malam.
Mendagri Prancis Gerald Darmanin dalam pernyataannya mengatakan, “pihaknya tidak akan kendur sedikit pun terhadap musuh-musuh republik.”
Perintah penutupan dilayangkan setelah kepolisian melakukan penggerebekan di sekitar Paris buat membidik jejaring kaum Islamis, Senin (19/10) lalu.
Paty yang berusia 47 tahun dibunuh dalam perjalanan pulang usai mengajar di sekolah menengah pertama Conflans-Sainte-Honorine, yang cuma berjarak 40km dari ibu kota Prancis.
Foto korban beserta sebuah pesan berisi pengakuan ditemukan polisi di ponsel milik pelaku, seorang pria Chechnya berusia 18 tahun, Abdullakh Anzorov. Usai melakukan tindakan keji itu, dia mengunggah jasad tanpa kepala milik korban di Twitter.
Baca Juga: Salah Satu Tersangka Teror Paris Warga Negara Prancis
Anzorov kemudian tewas ditembak polisi. Perang melawan “Islamisme-siber” Pembunuhan terhadap Samuel Paty mengingatkan Prancis terhadap pembantaian di kantor Charlie Hebdo pada 2015, di mana 12 orang meninggal dunia usai dihujani peluru oleh para pelaku yang anggota kelompok teror Islamis. Serupa dulu, puluhan ribu orang turun ke jalan pada Minggu (18/10) untuk mengenang korban, dan membela kebebasan berekspresi.
Tokoh-tokoh Islam Prancis ikut berdatangan ke sekolah menengah pertama Conflans-Sainte-Honorine untuk menyatakan bela sungkawa dan memfatwa haram tindakan keji pelaku.
Presiden Emmanuel Macron dalam pernyataannya menegaskan bahwa “rasa takut akan segera berpindah pihak,” sebagai slogan terbaru kampanye antiteror di dalam negeri. Wakil Mendagri, Marlene Schiappa, memanggil perwakilan media sosial untuk membahas “Islamisme-siber” yang sedang marak.
Pemenggalan Paty merupakan serangan senjata tajam kedua, setelah proses persidangan para pelaku kasus pembantaian Charlie Hebdo dimulai bulan lalu. Pada serangan teror September silam, dua warga mengalami luka-luka di luar bekas kantor mingguan karikatur tersebut.
Upacara penghormatan bersama keluarga Paty menurut rencana akan digelar secara terbuka pada Rabu (21/10) di kompleks Universitas Sorbonne, Paris.
Presiden Macron dikabarkan bakal turut hadir dalam acara tersebut. Pemerintah juga meminta semua sekolah di Prancis agar mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Paty, saat murid kembali bersekolah usai liburan musim gugur.
Tag
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi