Suara.com - Seorang ibu-ibu yang tengah berteduh terekam kamera mendapat penganiayaan dari seorang perempuan yang berada di sampingnya.
Rekaman penganiayaan itu viral di sosial media dan menuai perhatian warganet.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @tante_rempong_offficial, tampak seorang ibu-ibu yang membawa belanjaan sedang berteduh dari hujan deras di pinggir jalan.
Di sampingnya ada perempuan yang diperkirakan lebih muda dari usainya. Perempuan berambut panjang dan bertopi putih itu menunjukkan gelagat yang tidak wajar kepada si ibu-ibu.
Ibu-ibu tersebut juga tampak membawa sejumlah barang yang tersembunyi di balik mantelnya, sehingga cara berjalannya juga sedikit terhambat.
Tiba-tiba saja, perempuan bertopi putih itu menoyor kepala ibu-ibu tersebut. Tak terdengar dengan jelas percakapan di antara mereka.
Namun si ibu-ibu tersebut tak membalas perlakuan yang diterimanya. Ia justru menghindar dari posisi berdirinya.
Si perempuan bertopi itu terus mengikutinya. Ia kemudian mendekatkan kepalanya ke telinga ibu-ibu tersebut seperti sedang membisikinya.
Tak lama kemudian ia memukul kepala si ibu hingga rambutnya sedikit terlihat. Perempuan itu juga menampar muka ibu-ibu tersebut dan mendorong badannya beberapa kali.
Baca Juga: Bocah 17 Bulan Hilang Misterius di Malang Ditemukan Tewas di Saluran Air
Si ibu kembali berjalan menghindari amukan perempuan tersebut. Ia kemudian meletakkan tas kantong belanjanya.
Namun ketika kantong belanjaan itu ditaruh di tanah, sejumlah isinya menggelinding hingga membuatnya harus berjongkok kesusahan memungutinya.
Bukannya membantu memunguti, si perempuan bertopi justru menyibakkan mantel yang menutup badan si ibu dan memeriksa bawaan yang ia bawa.
Tak diketahui secara pasti peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan apa. Simak videonya DI SINI.
Peristiwa penganiayaan yang diduga terjadi di Malang, Jawa Timur itu langsung membuat warganet murka. Tak sedikit dari mereka yang merasa kasihan, tapi juga marah dengan yang dilakukan oleh perempuan bertopi.
"Bau-bau disuruh ngemis itu kayaknya sama anaknya. Di kota ku banyak seperti itu. Diajarin dulu sampai kasar agar ibu tuanya nurut dan mau ngemis. Semoga ibunya sehat dan dalam lindungan Allah. Amin," tulis @syukrillahjamal menduga.
Berita Terkait
-
Bocah 17 Bulan Hilang Misterius di Malang Ditemukan Tewas di Saluran Air
-
Viral Ibu-ibu Berkelahi depan Mal, Diduga Buntut dari Jual Beli Online
-
Tips Berteduh Saat Hujan, Jangan di Bawah Pohon!
-
Kakek yang Suka Telanjang saat Tebang Pohon Tewas Dibunuh Dua Temannya
-
Kakek di Malang Bunuh Kawan Sendiri Sebab Omongan Sering Lukai Perasaan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu